OJK Sarankan Pelaku Usaha Cari Pembiayaan dari Sektor Non Bank

"Kita mendorong kalangan industri lebih aktif dan inovatif mencari sumber pembiayaan," kata Dwi.

OJK Sarankan Pelaku Usaha Cari Pembiayaan dari Sektor Non Bank
Net/Google
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan pelaku usaha tak hanya mengandalkan kredit dari sektor perbankan di Kaltim. 

Kepala OJK Kaltim, Dwi Arianto mengatakan, kondisi aset kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Kaltim dalam kondisi stagnan, bahkan cenderung menurun.

Kondisi ini tentu memengaruhi kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit.

"Kita mendorong kalangan industri lebih aktif dan inovatif mencari sumber pembiayaan," kata Dwi.

Saat ini, kata Dwi, total DPK di Kaltim hanya sekitar Rp 80 triliun.

"Tentu tidak bisa membiayai semua kredit," katanya lagi.

Pelaku usaha, lanjut Dwi, bisa mengakses pasar modal dan sumber pembiayaan non bank lainnya.

"DPK yang ada saat ini pun sifatnya jangka pendek. Kebanyakan punya pemerintah. Jadi, harus ada terobosan mencari sumber pembiayaan yang baru," ungkap Dwi.

Turunnya kinerja sektor pertambangan dan penggalian, membuat kinerja kredit perbankan terganggu.

Diketahui, sektor ini merupakan komoditas andalan Kaltim. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help