TribunKaltim/
Home »

Opini

Opini

Mencetak Generasi Penghafal Al Quran

Para wisudawan dan wisudawati naik ke panggung secara bergantian dengan senyum yang mengembang

Mencetak Generasi Penghafal Al Quran
TRIBUN KALTIM/ARIDJWANA
Ilustrasi 

Oleh : Fransiska, S.Si
(Fasilitator Jurnalistik Sekolah Alam Balikpapan)
siskasugiarso@yahoo.co.id

Al - QURAN sebisa mungkin tidak hanya dibaca akan tetapi juga diamalkan dan dihafalkan karena sarat tuntunan, pesan - dan hukum - hukum kehidupan. Untuk mencetak generasi cinta Al Quran, Sekolah Alam Balikpapan yang berlokasi di Jalan Syarifudin Yoes mengagendakan perhelatan akbar setiap tahun berupa Wisuda Tahfidz dan Tahsin Modul Al-Haq sebagai apresiasi seluruh siswa terhadap program Tahfidz dan Tahsin setiap harinya di kelas.
Pada tahun ini yang merupakan tahun keempat penyelenggaraan, wisuda dilaksanakan di Chang Palace Hotel Mega Lestari, Sabtu (18/2). Tema yang diangkat yakni " Al Quran adalah Sumber Segala Ilmu". Adapun wisudawan - wisudawati yang mengikuti prosesi wisuda sebanyak 99 siswa SD dan SMP Alam dengan kategori hafalan Juz 1 - 3, Juz 26, Juz 28, Juz 29 dan Juz 30. Rangkaian kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 Wita tersebut yaitu pembukaan dan murojaah Q.S Al - Mulk, sambutan dan pembacaan doa, imtihan, penyerahan sertifikat dan medali, ditutup dengan penyerahan ungkapan kasih sayang dari wisudawan dan wisudawati untuk masing - masing orangtua.
Hadir dalam acara ini yakni Rahmad Mas'ud selaku Wakil Walikota Balikpapan, perwakilan dari Diknas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Ketua Yayasan Hijau Borneoku, Direktur Samba, Ketua Komite SD dan SMP Samba dan Kepala Sekolah SD dan SMP Samba. Dalam sambutannya, Rahmad Mas'ud menyampaikan, " Eksistensi Sekolah Alam harus dipertahankan karena mengajarkan tentang keagaamaan khususnya Al Quran".
Ristia Rafsanjani, Ketua Acara Wisuda Tahfidz mengungkapkan dalam hal ini wisudawan dan wisudawati meraih predikat Mumtaz (istimewa dalam nilai) dan Jayyid Jidan (sangat baik). Selanjutnya 21 wisudawan dan wisudawati yang berpredikat Mumtaz terlebih dulu mengikuti imtihan, uji publik. Satu per satu wisudawan dan wisudawati yang menyandang nilai Mumtaz mendapatkan giliran imtihan. Proses Imtihan dilakukan dengan meminta para wisudawan dan wisudawati berpredikat Mumtaz mengambil satu gulungan kertas yang berisi nama surah Al Qur'an kemudian melanjutkan ayat yang dibacakan oleh Ustadz Tamam.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan medali dan sertifikat. Para wisudawan dan wisudawati naik ke panggung secara bergantian dengan senyum yang mengembang. "Hari ini saya sangat senang sekali karena bisa wisuda. Bisa membuat senang orangtua. Ingin ngajari adik - adik juga menghafal," kata Syafiqri As Shidqi, salah seorang wisudawan Juz 30 dari kelas 3 Sungkai. Di akhir acara seluruh wisudawan dan wisudawati memberikan kartu ungkapan hati tanda kasih mereka ke orangtua dengan diiringi puisi yang dibawakan oleh Nurul Fitriani. Puisi tersebut berisi tentang kasih sayang orangtua, ungkapan terima kasih atas kehadiran orangtua dan perjuangan anak menghafal Al Quran agar dapat memasangkan mahkota cahaya untuk orangtuanya kelak di akhirat. Suasana gembira berganti dengan suasana haru penuh linangan air mata dan dekapan erat orangtua dengan anaknya.
Dengan acara yang berjalan lancar, Ristia mengaku bisa bernafas lega. Persiapan dan kerja keras yang dilakukannya bersama Tim Tataqu (Tahsin dan Tahfidz Quran) yang terdiri dari Wiwik Sudarkasih, Ristia Rafsanjani, Anifatul Maftukah, Nurul Laila, Nursidar Marisa, Anik Puji Rahayu, Wakhidah Andayani, Rahmat Jaelani dan Andi Hasbullah dengan koordinator Hamidah dari Bulan November membuahkan hasil yang menggembirakan. Tidak lupa ia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dorongan semangat dari Tim Guru Samba, para sponsor, orangtua murid dan semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini.
"Persiapannya cukup membutuhkan pikiran dan fisik tapi bisa dibayar dengan acara yang sesuai harapan. Bersyukur sekali bisa mengadakan acara di bidang Al Quran", kata Ristia. Harapannya dari wisuda tahfidz ini dapat memotivasi siswa - siswa yang lain agar lebih bersemangat menghafal Al Quran bukan ajang tinggi hati. Ia pun berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati agar lebih konsisten menghafal Al Quran.
Senada dengan yang diungkapkan ketua panita, Kepala Sekolah SD Alam, Idha Kurniawati juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras Tim Tataqu, guru dan karyawan Samba yang telah berhasil menghelat agenda wisuda tahfidz keempat dan para undangan yang berkenan menghadiri acara ini. "Jazaakumullah khoir atas semua mujahadahnya mempersiapkan acara wisuda ini," ujar Diah Puspitasari selaku Direktur Sekolah Alam Balikpapan. (*)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help