TribunKaltim/

Terkendala Bahan Baku dan Kondisi Geografis, Produk Unggulan Tak Kunjung Bisa Diteken Bupati

Diantaranya, kerupuk dan kue brownies dari rumput laut, keripik pisang tanduk, kerupuk ikat kepiting, tingting jahe dan kerajinan berbahan dasar rumpu

Terkendala Bahan Baku dan Kondisi Geografis, Produk Unggulan Tak Kunjung Bisa Diteken Bupati
tribunkaltim.co/doan e pardede
Beberapa produk UMKM dipamerkan dalam sebuah acara di PLUT UMKM di Kabupaten Bulungan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tahun berlalu, apa Produk Unggulan Daerah (PUD) Kabupaten Bulungan tak kunjung bisa ditetapkan.

Kepala Pusat Layanan Usaha Terpadu Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM) Kabupaten Bulungan, Irfan, di ruangannya, Jumat (3/3/2017) siang mengatakan, proses penentuan PUD ini terus berjalan.

Dari 30 an produk yang masuk nominasi, sudah ada 5 produk UMKM yang dinilai sangat berpotensi jadi PUD.

Diantaranya, kerupuk dan kue brownies dari rumput laut, keripik pisang tanduk, kerupuk ikat kepiting, tingting jahe dan kerajinan berbahan dasar rumput laut.

Rencana awalnya, 5 produk ini sudah disodorkan ke Bupati Bulungan untuk ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) sebagai PUD, pada akhir tahun 2016 lalu.

Baca: Bank Plat Merah Ini Lirik Potensi UMKM Kota Tepian

Namun dalam perjalanannya, 5 calon PUD ini ternyata masih menemui sejumlah kendala. Terutama terkait kontinuitas produksi, yang menjadi salah satu syarat mutlak sebuah PUD.

Seperti produk yang berbahan baku hasil-hasil laut, terkadang harus berhenti produksi kala cuaca buruk.

"Kalau bahan bakunya nggak ada, mereka terpaksa berhenti produksi. Kalau PUD nggak bisa begitu," sebutnya.

Selain itu, 5 produk UMKM ini juga masih kurang populer di kalangan masyarakat Kabupaten Bulungan itu sendiri.

Kondisi geografis tiap wilayah di Kabupaten Bulungan, juga masih menjadi kendala utama untuk mempopulerkan 5 calon PUD tersebut.

"Apa-apa saja PUD ini harus sudah dikenal di 10 kecamatan yang ada. Jangan sampai, kita katakan ini lho PUD yang sudah ditetapkan. Masyarakat bertanya ini dibuat dimana, dari apa," ujarnya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help