TribunKaltim/

Tahanan Kabur

BREAKING NEWS - 4 Napi Rutan Tanah Grogot Kabur, Masih Pakai Sarung Karutan Sempat Kejar Pelaku

Keempat orang tersebut berhasil kabur setelah memotong teralis besi yang berada di atas kamar mandi/WC Blok Orientasi V.

BREAKING NEWS - 4 Napi Rutan Tanah Grogot Kabur, Masih Pakai Sarung Karutan Sempat Kejar Pelaku
TRIBUN KALTIM/SARASSANI
Pos IV Rutan Tanah Grogot yang menjadi tempat empat warga binaan Rutan Tanah Grogot kabur yang tak jauh dari rumah dinas Kepala Rutan Tanah Grogot Husni Thamrin. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Empat warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kaltim, Minggu (5/3/2017), sekitar pukul 04.30, berhasil kabur dari rutan.

Empat tahanan itu yakni  Yudi Effendi (32), warga Desa Bangun, Kecamatan Penajam, Kabupaten Paser Utara (PPU);  Syahrani (35), warga Jalan 21 Januari Balikpapan Barat;  Ahmad (27), warga RT 004 Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kukar; dan Sabir (35), warga Desa Babulu, Kabupaten PPU.

Foto tiga narapidana Rutan Tanah Grogot yang masih belum tertangkap, Minggu (5/3/2017).
Foto tiga narapidana Rutan Tanah Grogot yang masih belum tertangkap, Minggu (5/3/2017). (TRIBUN KALTIM/SARASSANI)

Semuanya ditahan karena kasus narkoba.

Keempat orang tersebut berhasil kabur setelah memotong teralis besi yang berada di atas kamar mandi/WC Blok Orientasi V, setelah itu mereka menjebol plafon dan atap.

Dari atas blok itu, mereka menuju atap ruang keamanan, melewati pagar pembatas, sampai di Pos IV mereka meloncati pagar pembatas, setelah itu kabur ke arah berbeda.

Seorang tahanan yang kabur sempat ingin ditangkap Kepala Rutan Tanah Grogot H Husni Thamrin, tetapi justru semakin kencang larinya.

"Saya mau ambil wudhu untuk shalat Subuh, dengar teriakan ada yang kabur, saya langsung ke luar. Pas buka pintu, dia (salah satu warga binaannya) sudah terlihat, saya minta berhenti atas nama Karutan, dia malah tambah kencang larinnya," kata Husni Thamrin.

Meski masih mengenakan sarung untuk shalat, Husni berlari mengejar. Tidak kuat, Husni tertinggal jauh.

"Kita minta bantuan Pak Kaporles, dan beliau segera mengerahkan bantuan. Pukul 05.30, Sabir yang menjadi satu dari empat narapidana yang kabur berhasil ditangkap di terminal lama Desa Tepian Batang," tambahnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help