TribunKaltim/

Anti-Bom dan Tahan Serangan Kimia, Inilah Mobil Canggih yang Bakal Ditunggangi Donald Trump

beberapa senjata tersembunyi lainnya juga disiapkan di bagian depan mobil tersebut yang dapat digunakan saat menyerang balik

Anti-Bom dan Tahan Serangan Kimia, Inilah Mobil Canggih yang Bakal Ditunggangi Donald Trump

TRIBUNKALTIM.CO - Mobil baru milik presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kini sudah masuk tahap penyelesaian akhir, sebelum diserahkan oleh General Motors ke Gedung Putih untuk digunakan sang presiden, pada akhir Maret ini.

Dikutip dari laman The Sun, mobil yang disebut oleh Trump sebagai Cadillac One and 'The Beast' itu senilai 1,2 juta poundstarling atau bila dirupiahkan senilai 19, 7 miliar, memiliki sistem yang canggih.

Adapun sistem yang canggih tersebut yakni, 'The Best' dilengkapi dengan pintu besi setebal delapan inci dengan berat keseluruhan kendaraan tersebut adalah delapan ton.

mobil the beast presiden as donald trump
mobil the beast presiden as donald trump (net)

Mobil sang presiden itu juga dibuat untuk dapat menahan dari serangan biologi dan kimia.

Tak hanya itu, "The Beast" juga dirancang mampu bertahan dari bom jalanan, dimana tangki bahan bakar 'The Best' juga telah di desain tahan ledakan.

Sementara itu, untuk interior 'The Best' terkesan mewah, didalamnya terdapat tempat penyimpanan dan alat transfusi darah, sekiranya sang presiden membutuhkannya.

Terdapat juga sejumlah fitur lainnya yang mendukung keamanan sang presiden saat berada di dalam kendaraan tersebut, seperti senapan, ban Kevlar yang akan tetap bergerak biarpun bocor, dan adanya sistem oksigen yang bisa digunakan sang presiden jika ada serangan kimia.

Selain itu, beberapa senjata tersembunyi lainnya juga disiapkan di bagian depan mobil tersebut yang dapat digunakan saat menyerang balik penyerang.

mobil the beast presiden as donald trump1

Sebelumnya, 'The Beast' mobil resmi yang membawa presiden Amerika, pernah rusak pada 2013 ketika seorang sopir keliru memasukkan jenis minyak ketika dalam perjalanan ke Israel.

Kesalahan itu menyebabkan tim Secret Service mati kutu untuk mencari kendaraan alternatif yang dapat membawa Obama ke Tel Aviv.

Namun, mereka beruntung karena Obama tidak berada di atas kendaraan saat kerusakan itu terjadi. (*)

Penulis: Asmadi

Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help