TribunKaltim/

Erick Thohir: Kalau Saya Salah, Saya Siap Dipenjara

Kasus dan pemeriksaan sejumlah orang ini dinilai beberapa pihak dapat mengganggu pelaksanaan Asian Games 2018.

Erick Thohir: Kalau Saya Salah, Saya Siap Dipenjara
GAZZETTA
Erick Thohir 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir menyatakan siap dipenjara.

Erick Thohir disebut-sebut terkait kasus korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018.

Chairman yang juga pemilik minoritas saham Inter Milan itu meminta kasus yang mungkin menjerat dirinya tak dipolitisasi.

"Saya dipanggil kepolisian tidak apa-apa, kita hormati hukum," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (6/3/2017), sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Antaranews.

"Kalau memang dipanggil dan terbukti salah, ya saya siap dihukum."

"Tapi kan yang jelas jangan dipolitisasi, tapi kalau saya salah, saya siap dipenjara," tegas Erick.

Baca: Pertemuan Segitiga Antara Agum Gumelar, Erick Thohir dan Presiden FIFA, Apa Isinya?

Penyidik Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018.

Ketiga tersangka itu adalah Dody Iswandi (Sekjen KOI), Anjas Rivai (Bendahara Umum KOI), dan Agus Ikhwan selaku penyedia jasa kegiatan karnaval sosialisasi Asian Games 2018 di Surabaya.

Penyidik dikabarkan akan memanggil beberapa anggota KOI, termasuk Erick Thohir.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help