TribunKaltim/

Gedung Utama Direhab, Wabup dan Sekda Paser Dua Kali Pindah Kantor

Kemudian berkantor di ruang kerja yang dulunya ditempati Asisten Tata Pemerintahan.

Gedung Utama Direhab, Wabup dan Sekda Paser Dua Kali Pindah Kantor
TRIBUN KALTIM / SARASSANI
Gedung Utama Kantor Bupati Paser, sebagai tempat berkantor bupati, wabup, dan sekda ini belum selesai direnovasi sampai sekarang, Selasa (7/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Sejak dilantik tanggal 17 Februari 2016, Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie sampai sekarang berkantor di Pendopo Kabupaten Paser, Kaltim.

Sedangkan Wakil Bupati (Wabup) Paser HM Mardikansyah sempat berkantor di rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, kemudian pindah ke ruang kerja yang dulunya sempat ditempati Asisten III dan/atau Kepala BKD.

Selain Wabup, Sekda Paser H AS Faturrahman pun dua kali pindah kantor, yakni rumah jabatan Sekda setelah Fathurrahman dilantik menjadi Sekda. Kemudian berkantor di ruang kerja yang dulunya ditempati Asisten Tata Pemerintahan.

Apakah bupati, wakil bupati, dan sekda tidak memiliki kantor permanen?

Ada, hanya saja gedung utama Kantor Bupati Paser itu belum selesai direhab karena kontraktor tidak melaksanakan kewajibannya.

Dalam dokumen kontrak kerja senilai Rp 1,76 miliar itu, pihak kontraktor mulai bekerja sejak 11 Juli 2016 dan seharusnya selesai 7 November 2016.

Faktanya, rehab gedung utama Kantor Bupati Paser itu sampai sekarang belum selesai.

Dikonfirmasi, Kabag Umum Setda Paser M Sabir mengatakan kontrak kerja itu sudah diputus saat ia masih menjabat Kasubag Rumah Tangga. Sekarang dalam kapasitasnya sebagai Kabag Umum, proyek itu dilelang kembali.

“Bulan ini juga lelangnya diumumkan. Nilainya sekitar Rp 1,6 miliar, setelah dikurangi progress fisik proyek pertama,” kata Sabir. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help