TribunKaltim/

Lifter Kaltim Jalani Seleknas Minggu Depan

Sementara itu, terkait keikutsertaan Awang Latief, Sugeng menegaskan pihaknya sudah melakukan pengawasan ketat selama persiapan seleknas.

Lifter Kaltim Jalani Seleknas Minggu Depan
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Lifter Kaltim, Awang Latief Habir, saat ditemui awak media di arena Fitness Jl Kebahagiaan, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Lifter Bumi Etam siap menjalani seleksi nasional (seleknas) di Jakarta. Ada 10 lifter Kaltim yang terpilih mengikuti Seleknas tamggal 15-18 Maret 2017 mendatang.

Seleknas tersebut untuk menentukan komposisi atlet timnas Indonesia jelang kejuraaan angkat berat Asia.

Sekretaris Pengprov  Persatuan Angkat Berat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kaltim, Sugeng Mohdar, mengatakan 10 atlet terdiri dari 4 atlet junior dan 6 atlet senior.

Atlet junior yang berangkat yakni Gunawan, Wismar, Ansori, dan Hadi. Sedangkan 6 atlet senior antara lain  Nohadi, Ardani, Andik Kurniawan, Norhadi, serta dua peraih medali emas PON XIX/2016 Jawa Barat, Widari, dan Awang Latief.

"Para atlet selama ini sudah menjalani program persiapan di Samarinda, nanti tanggal 15 Maret akan langsung berangkat ke Jakarta," ujar Sugeng di kantor KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (7/3/2017) pukul 17.00 Wita

Sugeng menargetkan 4 dari 6 atletnya itu bisa ke timnas Indonesia.

"Untuk atlet senior kita harapkan tiga atlet bisa lolos, sedangkan untuk atlet junior minimal bisa diwakili oleh satu orang atlet," ucapnya.

(Baca juga: Rayakan Ulang Tahun PBFC, Djukanovic Senang Jadi Bagian Keluarga Besar)

Sementara itu, terkait keikutsertaan Awang Latief, Sugeng menegaskan  pihaknya sudah melakukan pengawasan ketat selama persiapan seleknas ini.

Menurutnya tidak ada masalah dengan kondisi fisik dan mental Awang, sehingga bisa ikut Seleknas. Apalagi selama ini Awang merupakan salah satu lifter andalan Kaltim.

Sebelumnya nama Awang Latief sempat masuk ke dalam daftar atlet di PON Jabar yang terindikasi doping. Persoalan ini masih diselesaikan PB PON dan lembaga anti doping.

"Tidak ada masalah soal itu. Karena bukan terkait konsumsi suplemen penunjang latihan, namun diduga karena obat flu yang dia konsumsi sebelum pertandingan. Jadi itu yang terindikasi doping. Tapi dia bisa ikut seleknas," ungkap Sugeng. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help