TribunKaltim/

Saat Belanja, Jangan Mudah Percaya Semua yang Tertulis di Label Kosmetik

"Bahasa yang dipakai di label tidak selalu merupakan deskripsi yang akurat dari apa yang ada di dalam botol atau efeknya pada kulit."

Saat Belanja, Jangan Mudah Percaya Semua yang Tertulis di Label Kosmetik
makeupandbeauty.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa istilah pada label produk perawatan kulit dan kosmetik dianggap bisa membingungkan konsumen, karenanya jangan gampang percaya dengan apa yang tertulis di kemasan.

"Bahasa yang dipakai di label tidak selalu merupakan deskripsi yang akurat dari apa yang ada di dalam botol atau efeknya pada kulit," kata Dr.Rajani Katta, pakar dari American Academy of Dermatology.

Katta menjelaskan, produsen sengaja menggunakan istilah tertentu untuk tujuan marketing produk, dan istilah tersebut bisa jadi punya arti berbeda pada produk yang lain.

"Karenanya jadi sulit untuk menentukan apa yang mereka maksud untuk kulit kita," katanya.

Baca: Coba-coba Kosmetik Murah, Hati-hati Ini Dapat Saja Menimpa Anda

Bahasa yang dipakai untuk deskripsi produk kecantikan memang tidak diatur oleh Food and Drug Administration AS.

Hal itu berarti, istilah seperti "untuk kulit sensitif" atau "hipoalergenik" tidak menjamin produk itu tak akan memicu reaksi alergi atau iritasi.

Produk yang mengklaim "natural" juga tidak berarti lebih bagus. "Ingat juga bahwa tanaman 'poison ivy' juga alami.

Bahkan jika kandungan alami bermanfaat untuk kulit, beberapa jenis produk mencampurkan bahan-bahannya dengan zat pengawet atau tambahan yang bisa berbahaya," kata Katta.

Baca: Catat, Ini Risiko Bila Menggunakan Kosmetik Palsu dan Obat Kadaluarsa

Untuk produk yang memiliki label "bebas pewangi (fragrance-free)" boleh saja tetap mengandung zat pewangi, asalkan tidak dimaksudkan selain sebagai pengharum.

Istilah "tidak berpewangi (unscented)" juga bukan mengindikasikan produk itu bebas pengharum. Tetapi istilah itu bisa dipakai untuk menunjukkan produk menggunakan zat parfum untuk menutupi aroma lain yang lebih kuat.

"Sayangnya, tidak ada istilah label yang menjamin sebuah produk cocok untuk kulit sensitif," katanya.

Efek samping penggunaan produk juga tidak dapat dilihat segera. Sebagian orang baru mengalami alergi setelah pemakaian beberapa bulan atau tahun. Jadi, berhati-hatilah memilih produk kecantikan. (*)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help