TribunKaltim/

22 Tahun Tak Raih Juara Sektor Tunggal di All England, Ini Target di 2017

Setelah raihan prestasi membanggakan itu, Indonesia mengalami paceklik gelar All England di sektor tunggal.

22 Tahun Tak Raih Juara Sektor Tunggal di All England, Ini Target di 2017
KOMPAS.com
Anthony Sinisuka Ginting 

TRIBUNKALTIM.CO - Tim bulutangkis Indonesia sudah 22 tahun tidak meraih gelar juara All England di sektor tunggal, baik tunggal putra maupun tunggal putri.

Kali terakhir pebulutangkis Tanah Air meraih gelar di sektor tunggal ialah pada 1994.

Pada tahun itu, srikandi bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, berhasil menjadi juara. Dia mengulang prestasi pada tahun-tahun sebelumnya, yakni juara pada 1990, 1991, dan 1993.

Total, Susi berhasil mengoleksi gelar All England sebanyak empat kali.

Sementara itu, catatan apik pun ditorehkan pahlawan olahraga tepak bulu, Hariyanto Arbi, di sektor tunggal putra. Dia menjadi juara pada tahun 1993 dan 1994.

Setelah raihan prestasi membanggakan itu, Indonesia mengalami paceklik gelar All England di sektor tunggal.

Untuk gelaran All England 2017 yang akan berlangsung pada 7-12 Maret di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, tim Merah Putih mengaku siap bersaing dan memasang target realistis untuk sektor tunggal.

Pelatih tunggal putra nasional, Hendry Saputra, menilai para pemainnya sudah siap bersaing pada All England 2017. Namun, saat ditanya soal target, ia memilih bersikap realistis.

"Pemain tunggal putra kita sudah punya standar yang bagus. Akan tetapi, jujur saja, kalau untuk juara masih sukar," kata Hendry saat ditemui Kompas.com di pelatnas, Cipayung, Kamis (2/3/2017).

Sementara itu, untuk di sektor tunggal putri, hal yang serupa pun disampaikan sang pelatih, Minarti Timur. Dia tak memasang target yang tinggi untuk anak-anak didiknya. 

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help