Home »

Opini

Opini

Berbagi Sejak Dini

Bakti Sosial sendiri terdiri dari kata Bakti dan Sosial dimana kata Sosial mencakup pembahasan mengenai perorangan dan kelompok-kelompok.

Berbagi Sejak Dini
Istimewa

Oleh Fransiska, S.Si
(Pendidik PAUD Handayani 4 Balikpapan Regency)

Salah satu output yang diharapkan dari pendidikan anak usia dini ialah tumbuh suburnya kepekaan sosial dalam diri masing-masing anak usia dini. Meski secara fitrah, telah ada jiwa sosial dalam diri mereka seperti saat mereka berbagi makanan atau mainan ke saudara maupun ke teman - temannya) namun sebagai orangtua dan orang yang lebih dewasa dari mereka, kita mengemban tugas merangsang kepekaan mereka terhadap hal - hal yang bersinggungan dengan kegiatan sosial, seperti saling berbagi, tidak pelit, tidak mudah mengeluh, marah dan sikap selalu bersyukur.
Kepedulian sosial hendaknya diterapkan sejak dini, salah satunya melalui lembaga pendidikan bernama PAUD dan TK. Peduli sosial menurut Pusat Studi PAUD Lembaga Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta berarti suatu sikap anak yang mampu memahamai kondisi orang lain sesuai dengan pandangan orang lain tersebut bukan sesuai pandangannya sendiri. Kepedulian sosial dapat diartikan sebagai suatu perasaan bertanggung jawab atas kesulitan yang dihadapi oleh orang lain di mana seseorang terdorong untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Dalam kaitannya dengan pendidikan anak usia dini, Hal tersebut dapat dicapai melalui interaksi sosial yang melibatkan anak usia dini itu sendiri.
Dilatarbelakangi oleh kepedulian sosial, PAUD Handayani 4 yang berlokasi di Balikpapan Regency beberapa waktu yang lalu mengadakan bakti sosial ke Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Sepinggan. Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa merupakan panti asuhan di bawah naungan Yayasan Sahabat Yatim Indonesia yang berdiri pada tahun 2009. 
Bakti Sosial sendiri terdiri dari kata Bakti dan Sosial dimana kata Sosial mencakup pembahasan mengenai perorangan dan kelompok-kelompok. Sedangkan kata Bakti dapat dimaknai sebagai pengikatan diri kepada diri atau diri-diri lainnya dalam bentuk kepedulian, perasaan tanggungjawab terhadap sesama. Sehingga Bakti Sosial dapat berarti memberi sesuatu kepada orang lain yang memerlukan pertolongan atau uluran tangan.
Setiap tahun, PAUD Handayani 4 yang dikelola oleh Baldwine Honest, S.T, M. Pd ini selalu menggelar baksos ke panti - panti asuhan berbeda dengan melibatkan langsung anak didiknya. Untuk sumber baksos sendiri berasal dari infak rutin setiap hari jumat dan partisipasi wali murid. Selain berupa dana, banyak juga wali murid yang turut berpartisipasi dengan menyumbang kebutuhan logistik anak - anak panti asuhan. Selain sembako ada pula alat tulis, tikar dan perlengkapan lainnya.
Setibanya di Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa, rombongan PAUD Handayani 4 yang terdiri dari para murid, guru dan wali murid disambut hangat oleh bapak dan ibu pengurus panti. Di dalam salah satu ruangan panti telah berkumpul anak - anak penghuni panti dengan berbagai usia mengenakan pakaian serba putih. Setelah pembukaan, murid PAUD Handayani 4 menghibur anak - anak panti asuhan dengan menyanyikan beberapa lagu. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sumbangan per anak dan simbolis sembako.
"Kegiatan ini untuk mengajarkan pada anak tentang empati, simpati, suka menolong terhadap sesama," kata Baldwine Honest dalam sambutannya. Hal ini senada dengan isi sebuah hadits, Dari Abu Hurairah ra., Nabi Saw bersabda, "Barangsiapa melepaskan kesusahan hidup seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan melepaskan kesusahan di hari kiamat darinya. Barangsiapa memudahkan urusan (mukmin) yang sulit, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat. Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya." (HR Muslim). Yuk, ajak anak berbagi sejak dini. (*)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help