TribunKaltim/

Tolak Pungutan Liar

Pegawainya Kena OTT, Pemimpin Cabang PT Pelni Komentar Begini

"Iya pegawai saya. Silakan tanya langsung ke penyidiknya,’’ katanya, Selasa (14/3/2017) usai memberikan keterangan di Mapolres Nunukan.

Pegawainya Kena OTT, Pemimpin Cabang PT Pelni Komentar Begini
KOMPASIANA
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Manajer Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Nunukan Choiriyanto, enggan menanggapi penangkapan dua pegawainya SB (65) dan M bin Atmo (47).

Petugas penindakan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Nunukan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap keduanya pada Minggu (12/3/2017) sekitar pukul 07.10 Wita di terminal barang Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan.

‘’Iya pegawai saya. Silakan tanya langsung ke penyidiknya,’’ katanya, Selasa (14/3/2017) usai memberikan keterangan di Mapolres Nunukan.

Dia juga enggan menjawab saat ditanyai wartawan, apakah pungutan liar (pungli) yang dilakukan kedua pegawainya itu sudah berlangsung lama?

Baca: Perlu Lengkapi Bukti, Penyidik Lepaskan Dua Pegawai PT Pelni

Dari pemeriksaan yang dilakukan Polisi terhadap SB dan M bin Atmo, diketahui jika keduanya bertugas mengawasi barang penumpang.

“Tetapi pada praktiknya mereka memungut biaya dari pada barang yang dinyatakan over bagasi. Dia lihat, dia perkirakan, kemudian SB ini kalau ada yang over dia pungut, dia setorkan ke M,” ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Nunukan, AKP Suparno.

Selanjutnya dari M uang mengalir ke bendahara PT Pelni. Polisi saat ini sedang mendalami aliran dana dari keduanya kepada bendahara cabang PT Pelni (Persero). (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help