TribunKaltim/

Di Kabupaten Ini Masih Ada Warga yang Tidak Mau Divaksin, Ini Alasannya

Selain alasan tersebut, juga ada masyarakat di pedalaman yang lebih percaya pengobatan secara tradisional.

Di Kabupaten Ini Masih Ada Warga yang Tidak Mau Divaksin, Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Perahu ketinting masih menjadi alat transportasi utama untuk menjangkau beberapa daerah pedalaman di Kabupaten Bulungan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Saat ini di Kabupaten Bulungan, masih ada sebagian kecil masyarakat yang tidak mau divaksin.

Alasannya, kata drg Imam Sujono, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan, ketika ditemui di ruangannya, Rabu (15/3/2017) siang, bahan-bahan vaksin dianggap tidak halal.

Selain alasan tersebut, juga ada masyarakat di pedalaman yang lebih percaya pengobatan secara tradisional.

Untuk mengatasi masalah-masalah ini kata Imam, memang bukan perkara mudah.

Untuk masyarakat yang masih ragu soal kehalalan vaksin, pihaknya sudah berupaya meyakinkan dengan menunjukkan bukti Fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai lembaga yang memiliki otoritas untuk menyatakan halal tidaknya sesuatu hal.

"Kita juga ada pegangan fatwa MUI yang menyatakan bahwa vaksin dan bahan dasar imunisasi itu halal. Kalau ada yang mau meminta, ada. Itu sudah kuat," katanya.

Khususnya untuk masyarakat pedalaman yang masih lebih meyakini pengobatan secara tradisional, juga terus dilakukan pendekatan-pendekatan.

Dan khusus untuk masyarakat pedalaman ini, pihaknya memang harus selalu mencari trik-trik baru untuk melakukan pendekatan.

Dan tentunya, selalu mengikuti dan tidak bertentangan dengan kebiasaan masyarakat tersebut.

Seperti yang ada di sebuah kecamatan, pihaknya harus mencari momen-momen khusus dimana banyak warga dari segala penjuru hadir. Salah satunya ketika ada jadwal ibadah bersama.

Halaman
12
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help