TribunKaltim/

Berita Pemkab Kutai Timur

Dinas PMPTSB Tingkatkan Pelayanan Prima Satu Pintu, Proses Perizinan Ditarget Rampung Tujuh Hari

“Petugas kami akan memberikan penjelasan rinci kepada masyarakat terkait izin, baik pengurusan dan pembayarannya,” ungkap Saiful.

Dinas PMPTSB Tingkatkan Pelayanan Prima Satu Pintu, Proses Perizinan Ditarget Rampung Tujuh Hari
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Dengan pelayanan prima satu pintu, Dinas PMPTSP menggaransi bahwa proses perizinan selesai dalam waktu seminggu 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) terus berupaya meningkatkan pelayanan prima prima kepada masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya bernama Badan Penanaman Modal Daerah (PMD) ini melalui pelayanan dengan prinsip mudah, cepat dan transparan.

Kepala PMPTSP Darmawansyah melalui Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dinas PMPTSP Kutim, Saiful Anwar, menjelaskan proses pelayanan perizinan akan lebih cepat. Karena semua akan terproteksi di OPD ini.

“Petugas kami akan memberikan penjelasan rinci kepada masyarakat terkait izin, baik pengurusan dan pembayarannya,” ungkap Saiful, belum lama ini.

Adapun tujuh produk perizinan yang dilayani oleh Dinas PMPTSP, antara lain Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK), Izin Gangguan atau HO, Kartu Kuning, dan Izin Reklame.

Dinas PMPTSP, kata Syaiful, menempatkan satu staf di setiap OPD untuk melakukan tahapan verifikasi. Mengapa? Karena OPD terkait yang mengetahui layak tidaknya pemohon mendapat rekomendasi izin, sebelum izin dimaksud diterbitkan.

Berikutnya setelah produk perizinan selesai, masyarakat juga akan mendapatkan kemudahan pembayaran biaya perizinan. Yakni melalui loket bank di Kantor Dinas PMPTSP. “ Jadi semua pengurusan akan benar-benar dilakukan satu pintu,” katanya.

Saiful menggaransi melalui skema pelayanan seperti itu, perizinan di Dinas PMPTSP tidak akan menelan waktu berbulan-bulan seperti sebelumnya. Bahkan pihaknya menargetkan pengurusan perizinan paling lambat tujuh hari setelah seluruh tahapan dilalui dan administrasi pemohon lengkap.

“Pelayanan juga lebih mudah. Tentu dengan syarat, pemohon harus menjalani semua tahapan dengan berkas administrasi yang lengkap sesuai persyaratan yang ditentukan,” ujarnya.

Saiful menambahkan bahwa skema pelayanan terbaru ini sudah melalui serangkaian ujicoba, serta pemangkasan rentang kendali pelayanan.

Bentuknya lebih sederhana dan tidak menyulitkan masyarakat. Petugas di loket Dinas PMPTSP juga selalu siap melayani selama hari kerja. Yakni di Kantor Dinas PMP TSP di Kawasan Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi Sangatta. (advertorial/hms3)

Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help