Tolak Pungutan Liar

Satu Pegawai Tersangka OTT, Polisi Dalami Keterlibatan Pemimpin PT Pelni

Dia memastikan dalam pekan ini akan mengirimkan kepada Kejaksaan Negeri Nunukan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).

Satu Pegawai Tersangka OTT, Polisi Dalami Keterlibatan Pemimpin PT Pelni
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Ketua Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Nunukan, Kompol Rizal Muchtar. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Ketua Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Nunukan, Kompol Rizal Muchtar memastikan pihaknya telah menetapkan SB (65) sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Minggu (12/3/2017) sekitar pukul 07.10 di Terminal barang Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan.

Sedangkan M bin Atmo (47), pegawai harian lepas lainnya pada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Nunukan, hingga kini masih berstatus sebagai saksi.

“Proses penyelidikan sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan sejak kita OTT. Haji Bahar kami tetapkan tersangka. Adapun Mahrup untuk saat ini masih saksi. Kami masih melengkapi konstruksi pasal,” ujarnya, Rabu (15/3/2017).

Dia memastikan dalam pekan ini akan mengirimkan kepada Kejaksaan Negeri Nunukan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap tersangka SB.

Dia menjelaskan, Polisi menangguhkan penahanan tersangka SB dengan alasan penilaian subyektif penyidik, sambil menyiapkan konstruksi pasal yang akan disangkakan.

‘’Sementara kami minta keterangan mereka berdua. Untuk tersangka SB juga belum kami lakukan pencekalan ke luar negeri,’’ katanya.

Dalam kasus itu pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi termasuk bendahara dan manager cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Nunukan.

Rizal mengatakan, uang hasil pungutan liar itu dipastikan mengalir kepada bendahara.

Dari kasus itu, ada indikasi kuat keterlibatan Manajer Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Nunukan, Choiriyanto.

Bahkan pengutan liar seperti ini disinyalir sudah berlangsung dalam waktu yang lama sehingga tidak tertutup kemungkinan penyidik juga akan memanggil sejumlah Manajer Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Nunukan, sebelum Choiriyanto.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help