Advertorial

Walau Mahir Menembak, Prajurit Harus Tetap Taati Aturan

Dalam latihan, setiap prajurit harus tetap memperhatikan aturan, kendati sudah mahir dalam menggunakan berbagai jenis persenjataan.

Walau Mahir Menembak, Prajurit Harus Tetap Taati Aturan
HO - Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).
Prajurit Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar latihan menembak di lapangan tembak Yonif 611/Awang Long, Loa Janan, Kutai Kartanegara, Selasa (15/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bidik, tembak, dan hancurkan. Itulah perintah pelatih menembak kepada puluhan prajurit Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), termasuk Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) saat latihan menembak di Yonif 611/Awang Long, Selasa (15/3/2017).

Latihan menembak tersebut dilakukan di lapangan tembak yang berada di belakang perumahan dinas Yonif 611/Awang Long (Awl), Loa Janan, Kutai Kartanegara.

Terdengar desingan peluru keluar dari moncong senjata senapan M 16 dan pistol yang ditembakkan oleh puluhan prajurit Korem 091/ASN.

"Salah satu latihan tempur yang wajib diikuti oleh personel militer, termasuk prajurit Kowad adalah ketangkasan menembak. Latihan menembak ini untuk mengasah kemampuan dan ketangkasan bagi seluruh prajurit," ungkap Dandema Korem 091/ASN, Kapten Inf Herdin Purba, selaku koordintor latihan, melalui rilis Penerangan Korem 091/ASN, Selasa (15/3/2017).

Dalam latihan, setiap prajurit harus tetap memperhatikan aturan, kendati sudah mahir dalam menggunakan berbagai jenis persenjataan.

"Prajurit harus tetap memperhatikan dan melaksanakan setiap tahapan yang harus dilaksanakan dalam menembak, walau sudah mahir," tuturnya.

Dalam latihan menembak itu, ketentuan jarak dalam menembak dengan menggunakan senjata laras panjang yakni 100 meter, dengan sikap tiarap. Sedangkan untuk pistol, berjarak 25 meter. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help