TribunKaltim/

Pemprov Berencana Bangun Pembangkit Skala Kecil untuk Desa Sapari Kabupaten Tana Tidung

Kapasitas sebanyak itu cukup untuk mengakomodasi keperluan listrik 7 bangunan fasilitas umum, dan 77 Kepala Keluarga (KK) di Desa tersebut.

Pemprov Berencana Bangun Pembangkit Skala Kecil untuk Desa Sapari Kabupaten Tana Tidung
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Mardian Noor, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kalimantan Utara 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tahun ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara berupaya memenuhi permintaan usulan pembangunan pembangkit listrik dari Pemkab Tana Tidung.

Mardian Noor Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kalimantan Utara mengungkapkan, pembangunan pembangkit listrik berskala kecil itu akan ditempatkan di Desa Sapari, Kecamatan Muruk Rian.

Sesuai kajian yang dilaksanakan Pemkab Tana Tidung tahun 2013 lalu, akan dibuat Pembangkit Listrik Micro Hydro (PLTMH) dengan kapasitas 30 Kilo Watt (KW).

Namun setelah dilaksanakan survei, daerah titik pembangunan sudah tidak memungkinkan dibuat PLTMH lantaran perubahan kondisi alam.

"Debit airnya sudah. Sehingga kami akan mencoba mengakomodasinya dengan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Komunal," ujar Mardian saat dijumpai Tribun, Kamis (16/3/2017) pukul 10.30 Wita.

Baca: Kucuran Bantuan APBN, Dinas ESDM Prediksikan Rasio Elektrifikasi Kaltara Tembus 68 Persen

Jika PLTS dibangun, kapasitasnya tetap akan sama, yakni 30 KW.

Kapasitas sebanyak itu cukup untuk mengakomodasi keperluan listrik 7 bangunan fasilitas umum, dan 77 Kepala Keluarga (KK) di Desa tersebut.

"Kami akan konsultasikan dulu ke Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM," ujarnya.

Jika tak ada aral melintang, pembangunan pembangkit listrik skala kecil itu akan dibiayai APBD Kalimantan Utara tahun 2017. Sebab, salah satu visi daerah ini ialah membangun kelistrikan pedesaan. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help