Tekan Harga, PT Pelindo Akan Cek Barang Muatan Tol Laut

Hanya saja dengan tol laut akan ada peningkatan konektivitas antar wilayah dengan optimalisasi peran dan fungsi pelabuhan.

Tekan Harga, PT Pelindo Akan Cek Barang Muatan Tol Laut
Ilustrasi - Rancangan arsitektur tol laut Indonesia 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - General Manager PT Pelindo IV Nunukan, Adi Novi Wahyudi akan memastikan, tol laut yang beroperasi melintasi Kabupaten Nunukan benar-benar bisa menekan harga barang.

Dia mengatakan, tol laut yang melibatkan MV Nikkai Maru memiliki konsep yang sama dengan pengiriman barang normal dari Nunukan ke beberapa daerah lain.

Hanya saja dengan tol laut akan ada peningkatan konektivitas antar wilayah dengan optimalisasi peran dan fungsi pelabuhan.

‘’Selama ini terjadi disparitas harga yang cukup signifikan antara timur sama bagian barat,” ujarnya, Kamis (16/3/2017).

Dengan tol laut, kata dia, diharapkan bisa menyamaratakan ketimpangan harga dimaksud.

“Setidaknya harga barang-barang di sini akan sama dengan wilayah Jawa. Kami minta UPT Pelindo mengecek harga di sana, agar kami bisa memperkirakan nilai dan berapa perbandingannya,” ujarnya.

Melalui kapal tol laut, pemerintah memberikan subsidi ongkos angkut dan muatan kapal hingga 60 persen. Dengan beroperasinya tol laut, PT Pelindo berperan mengatur hal-hal terkait pergudangan, cargo doring, konsolidasi, serta distribusi.

‘’Pemerintah beri PSO, memberi subsidi sehingga masyarakat membayar 40 persen saja dari total biaya yang seharusnya,’’ ujarnya.

Dia sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti komoditas yang akan diangkut tol laut dari Kabupaten Nunukan.

“Sembako dan hasil pangan dan pertanian lokal dipastikan menjadi komoditi yang akan diangkut kapal ini,” ujarnya.

Tol laut diadakan pemerintah dengan tujuan meniadakan kesenjangan agar distribusi barang tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu. Sehingga harga barang juga tidak terlalu timpang akibat sulitnya akses distribusi barang.

Selain itu tol laut juga diharapkan mampu mengatasi inefisiensi di pelabuhan yang masih terjadi. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help