Di Lapangan Agathis, Ratusan Murid SD Berkumpul Peringati Hari Gigi dan Mulut Dunia

Dulu orang datang ke praktik, puskesmas, rumah sakit itu untuk mencabut gigi. Sekarang sudah berbeda. Dia membersihkan, menambal gigi

Di Lapangan Agathis, Ratusan Murid SD Berkumpul Peringati Hari Gigi dan Mulut Dunia
tribunkaltim.co/doan e pardede
Ratusan murid SD berkumpul di Pendopo Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Jumat (17/3/207) pagi. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

 TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Acara Kick off Gerakan Bulungan Bebas Karies "Program 21 Hari Sikat Gigi Pagi dan Malam", dalam rangka peringatan Hari Mulut dan Gigi se-Dunia (WODH) yang akan digelar lapangan Agathis, Tanjung Selor, Jumat (17/3/2017) pagi.

Saat ini, ratusan murid SD bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Bulungan sudah berkumpul di pendopo lapangan Agathis.

Kegiatan ini antara lain diisi dengan dengan Pembacaan Ikrar, Gerakan dan Tarian Sehat, Cerita Mama Gigi dan Pepo, Penyuluhan Kesehatan Gigi, dan Sikat Gigi Bersama.

Kegiatan serupa kata drg Imam Sujono, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan, sudah digelar 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2015 lalu.

Baca: Gawat, Kandungan Air di Kalimantan Ternyata Berbahaya untuk Kesehatan Gigi

Dan berdasarkan pengamatan selama beberapa tahun terakhir, sudah ada perubahan di tengah masyarakat seputar kesadaran akan kesehatan gigi. 

Kegiatan seperti ini menurutnya cukup penting dalam hal mensosialisasikan pentingnya kesehatan gigi bagi masyarakat.

Apalagi saat ini, jumlah dokter gigi yang ada di Kabupaten Bulungan masih sangat minim.

 "Dulu orang datang ke praktik, puskesmas, rumah sakit itu untuk mencabut gigi. Sekarang sudah berbeda. Dia membersihkan, menambal gigi," ujarnya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help