TribunKaltim/

Kakek Veteran Perang yang Ditemukan Membusuk Ini Diduga Meninggal Seminggu Lalu

“Seminggu lalu setelah dirawat, dia datang ke rumah. Memang kalau sakit sering ke rumah. Kami urut-urut," ujarnya.

Kakek Veteran Perang yang Ditemukan Membusuk Ini Diduga Meninggal Seminggu Lalu
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Jenazah Mahmud (90), Jumat (17/3/2017) diangkut untuk dimakamkan di Pemakaman Muslim RA Bessing, Kecamatan Nunukan Selatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Ketua RT 06, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Zulkarnain memperkirakan, Mahmud (90) telah meninggal dunia sejak sepekan yang lalu.

Veteran perang itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di sebuah pondok kebun berukuran 3x4 meter, Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 07.00.

“Seminggu lalu setelah dirawat, dia datang ke rumah. Memang kalau sakit sering ke rumah. Kami urut-urut. Keluarga kami yang urus kalau sedang sakit dia,’’ ujarnya.

Zulkarnain menceritakan, sepekan yang lalu Mahmud berkunjung ke rumahnya di Jalan Damai, Kampung Tidung, Kelurahan Selisun. Sebelumnya Mahmud sempat beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

“Kami memang dekat dengan almarhum. Jadi kami mengenal jauh satu sama lain,” katanya.

Kapolsek Nunukan Kota AKP.M Shaleh Wahidi juga memperkirakan Mahmud telah meninggal sepekan yang lalu.

Sebelumnya, Mahmud sempat mendapatkan bantuan dari Kadrie Silawane, Kepala Kantor Pajak Nunukan.

‘’Waktu sakit dia datang ke Pak Zulkarnain. Diteruskan ke Pak Kadri karena mereka sama-sama sekampung di Ambon sana,” ujarnya.

Baca: Veteran Perang Ditemukan Membusuk di Pondok Kebun

Setelah dirawat di RSUD Nunukan selama beberapa hari, Mahmud pulang ke rumah Zulkarnain. Setelah merasa sudah cukup sehat, diapun kembali ke pondoknya di kebun.

“Ketika seminggu itu sudah tidak pernah muncul. Dilihat ke pondoknya ternyata sudah jadi mayat,’’ ujarnya.

Saat ditemukan di kediamannya, kata Kapolsek, jasad Mahmud sudah sangat mengenaskan. Bagian kepala sudah mengering namun pada leher ke bawah masih basah. Daging tubuh korban telah menghitam terbakar sinar matahari.

Diduga karena jangka waktu yang cukup lama mayat tersebut terbiar. Bau menyengat juga menjadi pertanda mayat tersebut berada cukup lama tanpa diketahui warga sekitar.

‘’Memang karena jarak terdekat ke rumah warga itu sekitar 100 meter. Terus tinggal sendiri saja, makanya tidak ada yang tahu,’’ ujarnya.

Jenazah dimakamkan di Pemakaman Muslim RA Bessing, Kecamatan Nunukan Selatan. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help