TribunKaltim/

OTT Polda Kaltim di Komura

Saber Pungli Samarinda Telaah Dugaan Pungli di Pelabuhan Palaran

Jauh sebelum ditindak, tim Saber Pungli melakukan telaah setelah mengumpulkan informasi adanya indikasi dugaan pungli di pelabuhan tersebut.

Saber Pungli Samarinda Telaah Dugaan Pungli di Pelabuhan Palaran
TRIBUNKALTIM/BUDHI HARTONO
Bramantyo (Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terungkapnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Koperasi Samudera Sejahtera, diduga terkait pungutan liar (pungli) bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas, Samarinda.

Jauh sebelum ditindak, tim Saber Pungli melakukan telaah setelah mengumpulkan informasi adanya indikasi dugaan pungli di pelabuhan tersebut.

Wakil Ketua II Saber Pungli Kota Samarinda, Bramantyo mengungkapkan, bahwa sebelum adanya penindakan, Saber Pungli melakukan telaah berdasarkan informasi yang dihimpun tim.

"Informasi itu sudah kita telaah dulu. Untuk penindakan, diserahkan tim yang bertugas bagian penindakan," kata Bramantyo, yang menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda, Jumat (17/3/2017).

Sejak dibentuknya Tim Saber Pungli Kota Samarinda 25 November 2016, mulai menghimpun objek-objek pelayanan yang diduga berpotensi adanya pungli.

Baca: BREAKING NEWS - Ketua Komura Ungkapkan Biaya Bongkar Muat Sudah Kesepakatan Bersama

Baca: Apresiasi Kerja Polisi, Pengamat Minta Polisi Segera Selidiki Siapa Aktor Utama di Koperasi Buruh

Misalnya, Pelindo, Syahbandar dan objek lainnya termasuk di pelabuhan.

Seperti diberitakan Tribun Kaltim, tim ‎Mabes Polri berhasil membongkar dugaan pungli di Pelabuhan Peti Kemas Samarinda, Jumat (17/3/2017) pagi.

Hasil penggeledahan berhasil menemukan uang tunai dengan pecahan nominal RP 100 ribu sebanyak empat kardus, dengan total nilai sekitar Rp 6,1 miliar. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help