TribunKaltim/
Home »

News

» Salam

Kolom Rehat

Apa Kabar, Puisi?

Tanggal itu dipilih berdasarkan hari kelahiran Virgil, penyair yang hidup di jaman kekuasaan Kaisar Augustus di masa Romawi.

Apa Kabar, Puisi?
TRIBUN KALTIM
Arif Er Rachman 

oleh ARIF ER RACHMAN

apa kabar, puisi?
sudah lama rasanya aku tak menemui
dirimu dalam relung-relung resah
atau pada percikan-percikan cinta yang membuncah

mungkin karena hari-hari semakin bising
oleh segala rutin yang membuat pusing
people talking without speaking
people hearing without listening

begitulah, puisi
kau tak sempat lagi kutemui
dalam hening di malam sepi
jika dada rasa hampa

sesekali kulihat kau melintas
di antara orang-orang bergegas
dan lalu-lalang berita yang makin ringkas
lalu hilang ditelan cemas

aku kangen padamu, puisi
untuk kutuliskan sebagai sensasi
penguat kalimat gombal
atau sekadar status di media sosial.

KATA-KATA iseng itu saya tulis dua tahun lalu untuk ikut memperingati Hari Puisi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 21 Maret. Saya hanya memuatnya di media sosial karena kebetulan kolom 'Rehat' ini belum ada waktu itu.

Seberapa penting puisi hingga harus ada Hari Puisi Sedunia? Hari Puisi Sedunia sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1936.

Ketika itu untuk menghargai berbagai karya puisi dari Tessa Sweazy Webb, negara bagian Ohio, Amerika Serikat, memperingati Hari Puisi setiap minggu ketiga Oktober.

Kemudian, berdasarkan kesepakatan dari 45 negara, Hari Puisi Sedunia lantas diperingati setiap 15 Oktober sejak tahun 1951.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help