Home »

News

» Etam

Gugatannya Ditolak Mahkamah Partai Golkar, Andi Harun Bilang Sudah Prediksi

Usul pemberhentian dan PAW belum dapat diproses lebih lanjut dan menunggu putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Gugatannya Ditolak Mahkamah Partai Golkar, Andi Harun Bilang Sudah Prediksi
TRIBUNKALTIM.CO/BUDHI HARTONO
Andi Harun, Anggota DPRD Kaltim. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Andi Harun tidak terlalu mempersoalkan putusan Mahkamah Partai Golkar, yang menolak gugatannya.

Bahkan ia enggan mengajukan upaya banding. Pasalnya, masih ada proses hukum gugatan perdata di Pengadilan Negeri Samarinda, sampai ada keputusan hukum tetap (inchraht).

"Saya sudah dapat kabar putusan ini. Dan saya sudah memprediksikan proses gugatan di Mahkamah Partai, akan memutus gugatan saya ditolak," kata Andi Harun, menanggapinya, di DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (20/3/2017)‎.

Menurut Andi, meskipun putusan MPG dianggap final tidak bisa melakukan upaya hukum.

Baca: Mahkamah Partai Golkar Tolak Gugatan Andi Harun, Surat Putusan Segera Disampaikan ke DPRD Kaltim

"Kan masih ada proses hukum di PN ‎Samarinda. Itu belum ada putusan inkracht (putusan hukum tetap)," jelasnya.

Andi Harun kemudian menjelaskan, surat Kemendagri No : 161.64/10083/OTDA terkait penundaan usulan pemberhentian antar waktu Anggota DPRD Kaltim, pada poin ketiga menegaskan:

usul pemberhentian dan PAW belum dapat diproses lebih lanjut dan menunggu putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

"Itu jelas di surat kemendagri poin ketiga. Jika mereka mengacu PP No 16, kedudukannya lebih rendah daripada kedudukan UU MD3. Artinya, harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan," jelas Andi. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help