Harga Barang Malaysia Masih Lebih Murah dari Barang yang Diangkut dengan Kapal Tol Laut

Pasalnya, harga barang di Malaysia masih lebih murah dibandingkan dengan barang-barang yang diangkut dengan kapal tol laut.

Harga Barang Malaysia Masih Lebih Murah dari Barang yang Diangkut dengan Kapal Tol Laut
tribunkaltim.co/niko ruru
Gula asal Malaysia dipasok melalui Dermaga Lalaesalo, Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ternyata belum membuat warga di Pulau Sebatik memilih prodak-produk dalam negeri.

Pasalnya, harga barang di Malaysia masih lebih murah dibandingkan dengan barang-barang yang diangkut dengan kapal tol laut.

Muhammad Jabar, salah seorang pengusaha di Pulau Sebatik menyebutkan, harga barang-barang kebutuhan pokok yang berasal dari Malaysia masih jauh lebih murah dibandingkan harga barang yang dibawa kapal laut.

Karena itu, warga setempat masih memilih barang-barang asal Malaysia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

‘’Kalau perbandingan harga saat ini, ya masih murah barang Malaysia. Belum bisa kapal tol laut kalahkan itu,’’ ujarnya, Senin (20/3/2017).

Baca: Cara Ibu Ini Atasi Anaknya yang Kecanduan Gula Ini Viral, Simak Keberhasilannya

Dia mencontohkan, minyak goreng lokal dijual seharga Rp 158.000 perkotak berisi 12 bungkus. Sedangkan minyak goreng Malaysia dijual dengan harga RM 60 atau Rp 180.000 perkotak berisi 17 bungkus.

Dia malah menilai, tol laut hanya menguntungkan pengusaha besar daripada pedagang eceran. Para pedagang kecil harus menemui distributor.

“Dan pengambilan barang harus dengan skala besar sehingga para pedagang kecil harus bergantung pada pengusaha besar.

Intinya kalau pengusaha akan menjual barang tentu berpikir keuntungan. Yang jelas lebih berpihak kepada pengusaha besar,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help