Ketika Pangeran Arab Anggap Donald Trump sebagai Teman Sejati Para Muslim

Saat perjanjian nuklir dilakukan, regional Timur Tengah cukup tegang dan salah satu yang mengkritik Iran secara vokal adalah Arab Saudi.

Ketika Pangeran Arab Anggap Donald Trump sebagai Teman Sejati Para Muslim
Newsweek.com
Donald Trump dan Pangeran Mohammed 

Bahkan Pangeran juga merasa puas dengan sikap positif beserta klarifikasi yang diberikan Trump terhadap Islam.

“Presiden Trump belum pernah dan memiliki minat serius untuk bekerjasama dengan dunia Muslim hingga mencapai kepentingannya, Pangeran Mohammed menganggap dirinya sebagai teman sejati para Muslim,” tambah penasehatnya.

Baca: Pangeran Arab Gemar Olahraga yang Dianjurkan Rasulullah, Ini Olahraganya

Secara lengkap kebijakan yang ingin kembali diajukan oleh Trump akan melakukan pelarangan imigrasi bagi 6 negara yakni, Suriah, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yemen.

Alasan utama pria yang dikenal sebagai konglomerat real estate ini adalah untuk melindungi negara dari masuknya teroris asing ke AS.

Apabila mencari akar dari histeria terorisme di AS maka penyerangan 9/11 menjadi jawabannya.

Pengeboman yang dilakukan 19 teroris ini menewaskan 2.977 korban jiwa di tiga daerah berbeda dengan cara membajak pesawat.

World Trade Center di New York, Pentagon di Washington, dan Shanksville, Pennsylvania menjadi tiga daerah yang mengalami tragedi ini.

Baca: Anti Mainstream, Donald Trump Gunakan Benda Ini untuk Rapikan Dasinya

Para pengebom bunuh diri ini berasal dari beragam negara yaitu 15 orang dari Arab Saudi, dua dari Uni Emirat Arab, satu dari Mesir, dan satu dari Lebannon.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help