TribunKaltim/

PHRI Minta Hotel Lakukan Uji Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing

Untuk mencapai standar tertentu, para pekerja di industri ini juga harus diberikan kompetensi. Maka di mana-mana dilakukan standarisasi uji kompetensi

PHRI Minta Hotel Lakukan Uji Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing
phrionline

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Afridho Septian

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) persaingan antar sektor dan industri di Asia Tenggara meningkat tajam.

Hal ini karena bebasnya pergerakan masyarakat di sepuluh negara, baik turis maupun pencari kerja.

Artinya, MEA membawa dua kabar, baik dan buruk. Baiknya, tingkat pariwisata meningkat pesat.

Sedangkan berita buruknya adalah bagi para pekerja yang tidak siap, maka lambat laun akan tergerus pekerja asing yang lebih kompeten.

Isu ini menjadi salah satu isu utama yang disoroti oleh Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kalimantan Timur.

Baca: PHRI Berharap Pemkot Mendata Guest House, Homestay, dan Rumah Kos

"Latar belakangnya bahwa tenaga kerja, termasuk sektor pariwisata khususnya perhotelan dan rumah makan dalam MEA ini kan bersaing.

Untuk mencapai standar tertentu, para pekerja di industri ini juga harus diberikan kompetensi. Maka di mana-mana dilakukan standarisasi uji kompetensi," ujar Yusi Ananda Rusli, Ketua PHRI Kaltim didampingi sekretarisnya, H.M. Zulkifli, Minggu (19/3/2017).

Untuk pariwisata, PHRI mengaku sedang giat-giatnya mendorong uji kompetensi ini kepada para pengusaha, terutama perhotelan agar dapat bersaing dengan pekerja dari negara-negara jiran.

Pelatihan dan uji kompetensi itu ujarnya bisa dilakukan secara mandiri dari hotel bersangkutan.

Bisa juga dari Pemerintah namun berhubung Pemda sedang defisit maka jika menunggu, maka lama Pemerintah dapat memberikan pelatihan kepada pekerja di sektor industri ini.

"Oleh karena itu diharapkan kepada teman-teman perhotelan, yang besar terutama, untuk bisa melakukan uji kompetensi dan pelatihan sendiri," imbaunya. (*)

Penulis: Muhammad Afridho Septian
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help