TribunKaltim/

Remaja Rentan Terpapar Pornografi, Ini Tips Jitu Psikolog

"Kita sebagai orangtua wajib memberi tahu. Tidak boleh tidak. Jangan sampai nanti anak kita terjerumus tindakan kriminal asusila," ujar Anggun.

Remaja Rentan Terpapar Pornografi, Ini Tips Jitu Psikolog
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sosialisasi Kampanye Stop Narkoba, Pornografi dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak saat Car Free Day di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (4/9//2016) lalu. Melalui kampanye ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga keluarga dari ancaman narkoba, pornografi dan tindak kekerasan apa pun. 

"Pakai smartphone atau sering pergi ke warnet ditanyakan apa saja yang dilakukan. Diimbau ke mereka harus pandai-pandai memakai internet untuk hal positif," ujar perempuan lulusan Magister Profesi Pisikologi Anak dari Universitas Muhammadiyah Surakarta ini.

Yang paling penting lagi, sebaiknya sejak dini anak didik diberi wawasan edukasi mengenai seksualitas.

Pendidikan seksual yang benar akan menjadi bekal anak-anak dalam mengarungi kehidupannya ke depan sesuai dengan jalurnya.

"Kita ajarakan fungsi biologi yang ada di tubuh kita. Berikan informasi terkait segala hal seksualitas fisiknya secara benar supaya mereka bisa menempatkan seksualitasnya ada pada tempatnya," tegas Anggun, yang lahir di Kota Bitung Sulawesi Utara.

Apabila tidak dilakukan pendidikan seksualitas, maka kemungkinan besar para remaja akan melakukan seks bebas atau juga bisa melakukan pemerkosaan dan pencabulan terhadap lawan jenisnya.

Naluri seksualitas yang dimiliki anak nantinya tidak tersalurkan secara terkendali dan tepat sasaran.

"Kita sebagai orangtua wajib memberi tahu. Tidak boleh tidak. Jangan sampai nanti anak kita terjerumus tindakan kriminal asusila," ujar Anggun.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Balikpapan Tatang Sudirja, mengatakan tahap pertama pemantauan dilaksanakan mulai 20 Maret hingga Mei 2017 dengan menyasar pada 50 warung Internet (warnet) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Balikpapan.

"Pelaksanaan seminggu 2 kali dengan melibatkan tim dari Diskominfo, Satpol PP dan Asosiasi Warnet Balikpapan (AWABA). Dan hari ini kita memantau tiga warnet di Kecamatan Balikpapan Barat," kata Tatang, Senin (20/3/2017) pagi.

Tatang mengatakan pelaksanaan monitoring yang dilaksanakan pada tahun ini lebih menekankan pada edukasi dan sosialisasi terkait tata pengelolaan jasa internet yang sesuai dengan amanat Peraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Jasa Internet.

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help