TribunKaltim/

BNNK Samarinda Buka Layanan Rehabilitasi untuk Pasien Kecanduan Inhalan

Semua klinik Pratama di BNNP maupun BNNK dapat menerima pasien ketergantungan zat adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.

BNNK Samarinda Buka Layanan Rehabilitasi untuk Pasien Kecanduan Inhalan
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Ruang konsultasi bagi pengguna narkoba yang ingin mengikuti program rehabilitasi BNNK Samarinda, Kamis (16/2/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Guna mengurangi dampak buruk penyalahgunaan inhalan, klinik Pratama Badan Narkotika Nasional  Kota (BNNK) Samarinda membuka layanan rehabilitasi untuk pasien kecanduan inhalan.

BNN Pusat melalui Deputi Rehabilitasi telah mengeluarkan surat edaran, mulai tahun ini semua klinik Pratama di BNNP maupun BNNK dapat menerima pasien ketergantungan zat adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.

“Di Samarinda jenis inhalan yang marak disalahgunakan adalah lem.

Baca: Kasus Narkotika Tinggi, BNNK Dapat Mobil Tes Urine, Bisa Razia Mobile Plus Jadi Klinik Rehabilitasi

Silakan bawa ke tempat kami untuk mengikuti rehabilitasi, gratis tanpa dipungut biaya," ungkap Kepala BNNK Samarinda AKBP Siti Zaekhomsyah, Selasa (21/3/2017).

Penanganan anak-anak korban penyalahgunaan inhalan menurutnya, harus hati-hati, mengingat usia anak di bawah umur sangat sensitif. Salah dalam penanganan dapat menjadikan trauma psikologis.

 "Usia mereka adalah usia belajar, sehingga proses rehabilitasi juga memikirkan agar anak-anak ini tidak terganggu proses belajarnya di sekolah," Ungkapnya.

Kepala Klinik Pratama BNNK Samarinda, dr Candra Ramadhany menambahkan, zat inhalan merupakan zat yang mudah menguap dan bersifat psikoaktif.

Jadi, para penyalahgunanya, dapat mengalami gangguan, terkait irama jantung dan menurunkan kadar oksigen di tubuh maupun yang masuk ke otak.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help