Nilai Tebusan Pajak di Kaltim-Kaltara Masih Terhitung Kecil, Padahal Potensinya Bisa Tiga Kali Lipat

Ini cukup kecil, dapat dilihat dari segi wajib pajaknya saja. Hanya 16.033 orang saja yang baru memanfaatkan pengampunan.

Nilai Tebusan Pajak di Kaltim-Kaltara Masih Terhitung Kecil, Padahal Potensinya Bisa Tiga Kali Lipat
TRIBUN KALTIM/FACHMI RAHMAN
Rakhmat Hidayat memberikan penjelasan terkait Tax Amnesty kepada warga 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Kanwil DJP Kaltimra, Samon Jaya, mengungkapkan, nilai tebusan yang telah terhimpun selama program tax amnesty berlangsung sebanyak Rp 1,223 triliun tersebut masih terhitung kecil dari potensi pajak yang ada.

"Ini cukup kecil, dapat dilihat dari segi wajib pajaknya saja. Hanya 16.033 orang saja yang baru memanfaatkan pengampunan.

Kalau dari potensi saja sebenarnya bisa,dihimpun dua sampai tiga kali lipat dari yang masuk saat ini," ungkapnya, Selasa (21/3/2017).

Baca: Tak Ada Lagi yang Sembunyi dari Pajak, DJP telah Petakan Pelaku Usaha Jelang Berakhirnya Tax Amnesty

Samon pun lagi-lagi menegaskan, wajib pajak harus segera memanfaatkan program pengampunan ini. Sebab usai tax amnesty berakhir, tidak ada lagi cara untuk dapat menghindar dari kewajiban pajaknya.

Tercatat total dana tebusan yang telah terhimpun sejak Juli 2016 sampai hari ini Selasa (21/3/2017) pukul 08.00 Wita, total wajib pajak yang telah mengikuti tax amnesty adalah 16.033 wajib pajak.

Adapun rinciannya adalah wajib pajak orang pribadi sebanyak 10.693 wajib pajak dan badan usaha sebanyak 5.340 wajib pajak.

Sementara nilai uang tebusan sebesar Rp 1,223 triliun. Kemudian wajib pajak yang telah melakukan pembayaran penunggakan selama program tax amnesty berlangsung senilai Rp 247 miliar. (*)

Penulis: Amanda Liony
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help