Terancam Pemanasan Global, The Nature Conservancy Bahas Hutan dan Air

"Kita mencari solusinya seperti apa. Mencari komitmen untuk daerah kita menghadapi tantangan ke depan," ujarnya.

Terancam Pemanasan Global, The Nature Conservancy Bahas Hutan dan Air
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
The Nature Conservancy menggelar media briefing membahas kelestarian hutan dan air di Hotel Sagita Balikpapan pada Selasa (21/3/2017) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Memperingati Hari Hutan dan Hari Air Internasional, The Nature Conservancy (TNC) menggelar media briefing yang menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan dan komunitas Green Generation.

Acara berlangsung di lantai dua Hotel Sagita, Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 69, Klandasan Ilir, Kota Balikpapan pada Selasa (21/3/2017) yang berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita.

Narasumber yang hadir ialah Suryanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Nurul Hidayah Pembina Green Generation Balikpapan.

Saat memberi sambutan, Alfan Subekti, Ketua The Nature Conservancy mengatakan, pertemuan bertujuan membahas nasib air dan hutan yang ada di Kota Balikpapan demi masa depan di tengah ancaman perubahan iklim akibat pemanasan global.

"Kita mencari solusinya seperti apa. Mencari komitmen untuk daerah kita menghadapi tantangan ke depan," ujarnya.

Secara geografis Kota Balikpapan merupakan satu-satunya sebuah kotamadya yang memiliki hutan lindung yang luas dan hutan kota serta tidak melakukan pertambangan batu bara meski ada sumber daya alam batu bara. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help