TribunKaltim/

Berita Video

VIDEO - Kejati Samarinda Pemeriksaan Asisten Umum Pemprov Kaltim

Jaksa Intelijen Kejari Samarinda, meminta keterangan tiga pejabat Pemprov‎ Kaltim. Mereka yakni, Asisten Umum Pemprov Kaltim, Bere Ali dan dua pejabat

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kejaksaan Negeri Samarinda diam-diam memanggil pejabat Pemprov Kaltim, terkait penyaluran dana hibah Masyarakat Singkong Kaltim, Rp 8,5 miliar.

Tiga pegawai Pempro‎v Kaltim dimintai klarifikasi terkait aliran dana bansos ‎tahun 2015. 

Jaksa Intelijen Kejari Samarinda, meminta keterangan tiga pejabat Pemprov‎ Kaltim. Mereka yakni, Asisten Umum Pemprov Kaltim, Bere Ali dan dua pejabat di Dinas Perkebunan Pemprov Kaltim.

Pengamatan Tribun di Intelijen Kejari Samarinda, Bere Ali diperiksa jaksa intelijen Danang. Sedangkan dua pegawai Dinas Perkebunan Pemprov Kaltim dimintai keterangan jaksa intelijen Bramantyo.

Keduanya dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan. Bere Ali dan dua pejabat di Dinas Perkebunan Kaltim mengenakan seragam pegawai khas setelan warna krem, menjelang istirahat solat Dzuhur, Bere meninggalkan ruang pemeriksaan.

"Masih belum selesai. Ini soal Masyarakat Singkong tahun 2015. Nilainya sekitar Rp 8,5 miliar," kata Bere Ali, sebelum menuju musolah, di Kantor Kejari Samarinda, Jalan M Yamin, Senin (20/3/2017). ‎

Baca: VIDEO - Jalan Poros Kaltara-Kaltim Hampir Putus Karena Longsor

Meski belum selesai pemeriksaan, Bere memilih istirahat menunaikan ibadah solat, daripada istirahat makan siang. "Saya mau solat dulu, lebih penting," jawabnya.

‎Usai solat, Bere kembali menuju ruang jaksa intelijen. Ia diperiksa sejak pukul 10.00 wita hingga sekitar pukul 14.00 wita. Terkait penyaluran dana hibah Masyarakat Singkong Kaltim, yang diduga bermasalah.(bud)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help