TribunKaltim/

Kesehatan Seks

Benarkah Pasangan yang Sering Bercinta Hidupnya Semakin Bahagia?

Begitupun ketika pertanyaan sama dilontarkan kepada nenek-nenek di AS, jawabannya mungkin sama. Ya, karena lansia pun melakukan hubungan seks.

Benarkah Pasangan yang Sering Bercinta Hidupnya Semakin Bahagia?
ThinkStock
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Hari Senin (20/3/2017) kemarin adalah hari kebahagiaan internasional. Mari kita lihat sejenak, hal-hal apa yang sebenarnya bikin hidup bahagia.

Bila seorang pria muda di AS ditanya apa yang membuatnya bahagia, mungkin jawabannya "banyak berhubungan seks".

Begitupun ketika pertanyaan sama dilontarkan kepada nenek-nenek di AS, jawabannya mungkin sama. Ya, karena lansia pun melakukan hubungan seks.

Namun, nenek maupun anak muda itu bisa jadi salah jika mereka berpikir kegiatan di kamar tidur itu merupakan jalur menuju kebahagiaan hidup yang lebih besar.

Baca: Wahai Wanita, Jangan Lakukan Tiga Hal Ini Setelah Berhubungan Seks

Peneliti sudah menemukan apakah benar kunci kebahagiaan itu ada pada kehidupan seks. Jawaban singkatnya adalah tidak demikian.

Banyak berhubungan seks ternyata tak membuat kita jadi lebih bahagia.

Pasangan masa kini berhubungan seks rata-rata hanya sekitar sekali seminggu, demikian menurut studi-studi terbaru.

Lebih sering dari itu, paling tidak akan terdapat pengurangan intensitas dan melemahnya gairah.

Baca: Pasangan Berhenti Berhubungan Seksual, Ini Alasannya

Satu studi oleh Carnegie Mellon University, 128 pasangan diminta untuk mulai berhubungan seks 40 persen lebih banyak dari biasanya.

Ternyata seks yang lebih sering tak membuat mereka lebih bahagia, tapi mood mereka justru menurun.

Ini menunjukkan bahwa seringnya intensitas hubungan seksual bukanlah kunci kebahagiaan. (Dhorothea)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help