TribunKaltim/

IHGMA Siap Jual Wisata Air Kota Samarinda, Asalkan. . .

Namun sebelum memasarkan produk tersebut, Wied meminta pihak pengelola untuk membenahi beberapa hal.

IHGMA Siap Jual Wisata Air Kota Samarinda, Asalkan. . .
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD AFRIDHO SEPTIAN
Rombongan IHGMA dan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim sesaat setelah kapal wisata sungai Pesut Mahakam bersandar di Dermaga Pasar Pagi Samarinda, Sabtu (1/4/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Afridho Septian

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Chapter Samarinda bersama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim melakukan susur sungai untuk memetakan potensi wisata air Kota Samarinda.

"Kita siap menjual produk wisata ini karena ini komitmen kita. Yang jelas, tamu-tamu dari luar daerah kan masuknya pasti ke hotel-hotel ya. Oleh karena itu saya juga berterima kasih kepada GM-GM hotel yang ada di Samarinda atas responnya yang luar biasa. Saya mintanya cuma dua orang perwakilan, ternyata ada yang sampai sembilan orang," tutur Ketua IHGMA Samarinda, Wied Paramartha, kepada Tribun Kaltim, Sabtu (1/4/2017).

Namun sebelum memasarkan produk tersebut, Wied meminta pihak pengelola untuk membenahi beberapa hal.

(Baca juga: Pemkot Bertekad Bebaskan Kampung Mahasiswa Ini dari Banjir )

Mulai dari kualitas SDM, SOP, fasilitas seperti toilet, tinggi dek bawah, serta keamanannya dalam hal ini asuransi bagi penumpang.

Jika kapal ini sudah memenuhi syarat keamanan dan kenyamanan, maka pihak perhotelan lebih dari siap menjual produk wisata baru ini.

Dalam kesempatan yang sama Antoni Rahman, Kabid Bina Usaha Jasa dan Pariwisata Dinas Pariwisata Kaltim mengatakan perjalanan yang memakan waktu lebih dari dua jam ini bertujuan untuk mengenalkan para pelaku usaha pariwisata, khususnya perhotelan mengenai daya tarik Sungai Mahakam yang menjadi ikon Samarinda.

"Tujuannya adalah memberikan gambaran yang jelas atau pengetahuan mengenai daya tarik wisata yang ada di sepanjang Sungai Mahakam seperti Islamic Center, Pelabuhan Pasar Pagi, muara Sungai Karang Mumus, Gunung Selili, Jembatan Mahkota 2, Jembatan Mahkota, dan lain-lain. Sehingga mereka bisa menjelaskan kepada wisatawan yang berminat agar mereka bisa lebih lama tinggal di Samarinda," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Afridho Septian
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help