TribunKaltim/

Nenek dan Cucunya Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor, Ketebalan Tanah hingga Lima Meter

Suryo mengatakan, keduanya ditemukan dalam timbunan tanah dengan ketebalan lima meter.

Nenek dan Cucunya Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor, Ketebalan Tanah hingga Lima Meter
Kompas.com/Muhlis Al Alawi
Jasad Iwan Danang Suwandi, warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo dievakuasi dari lokasi bencana tanah longsor, Minggu (2/4/2017) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah pencarian selama sekitar 1,5 jam, tim evakuasi berhasil menemukan dua mayat yang tertimbun tanah longsor di Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (2/4/2017).

Dua korban yang ditemukan bernama Katemi (65) dan Iwan Danang Suwandi (27), warga RT 03/RW 01, Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung.

"Mayat Mbah Katemi ditemukan bersama cucunya bernama Iwan di lokasi sektor C yang berada di ujung material tanah longsor. Saat ditemukan, kedua mayat itu masih utuh," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, selaku Wakil Kepala Tim Evakuasi Korban Bencana Longsor Pulung-Ponorogo di lokasi bencana, Minggu (2/4/2017) siang.

Suryo menuturkan saat ditemukan, jasad Katemi tidak jauh dari posisi jasad cucunya, Iwan. Keterangan dari keluarga, saat bencana berlangsung keduanya berada dalam satu rumah.

Suryo mengatakan, keduanya ditemukan dalam timbunan tanah dengan ketebalan lima meter.

Jasad Katemi dan Iwan ditemukan setelah alat berat excavator menggali timbunan tanah longsor dalam waktu1,5 jam

Usai ditemukan, kedua jasad dibawa ke posko kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo untuk dilakukan identifikasi dan pembersihan.

Nampak di posko, keluarga korban menunggu proses identifikasi yang dilakukan Tim DVI Polda Jawa Timur. (k119-16) . Keluarga menunggu identifikasi dua korban bencana tanah longsor di posko Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Minggu (2/4/2017).

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, sebanyak 26 korban longsor di Dukuh Tangkil dan Dukuh Kajaran, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, masih dinyatakan hilang.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (2/4/2017) siang.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help