Longsor

BNPB Turunkan 8 Alat Berat Keruk 80.000 Kubik Timbunan Longsor di Ponorogo

Untuk mencari korban hilang yang tertimbun 80.000 kubik tanah longsor, kata Tri, tim menurunkan delapan unit alat berat di lokasi longsor.

BNPB Turunkan 8 Alat Berat Keruk 80.000 Kubik Timbunan Longsor di Ponorogo
Kompas.com/Muhlis Al Alawi
Timbunan tanah longsor di Pulung-Ponorogo Capai 80.000 kubik Timbunan tanah longsor di Pulung-Ponorogo Capai 80.000 kubik . 

TRIBUNKALTIM.CO, PONOROGO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan volume material tanah yang menimbun lokasi tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Sabtu (1/4/2017) mencapai 80.000 kubik.

“Volume tanah longsor yang menimbun di lokasi di Desa Banaran mencapai 80.000 kubik,” kata Deputi II Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tri Budiarto, di lokasi bencana, Senin (3/4/2017).

Untuk mencari korban hilang yang tertimbun 80.000 kubik tanah longsor, kata Tri, tim menurunkan delapan unit alat berat di lokasi longsor. Hanya saja, sejauh ini persoalan kondisi cuaca dan ketebalan tanah hingga 17 meter menjadi kendala evakuasi dan pencarian korban yang tertimbun tanah.

Baca: Kisah Ismiatun Lolos dari Longsor, Ketika Material Menghujam dalam Hitungan Detik

Baca: Nenek dan Cucunya Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor, Ketebalan Tanah hingga Lima Meter

Kendati demikian, tim terus melakukan upaya evakuasi dan pencarian korban semaksimal mungkin selama tujuh hari. Bila dalam tujuh hari seluruh korban belum ditemukan akan dibahas tim terpadu apakah diperpanjang atau sebaliknya.

"Kalau tidak diperpanjang tentu akan disampaikan kepada publik nantinya," sebut Tri.  (Kompas.com/Muhlis Al Alawi)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help