TribunKaltim/

Ayahnya Ditahan karena Tanam Ganja untuk Obati Ibunya, Kini Remaja Ini juga Kehilangan Ibunya

Namun kami kembalikan ke Undang-undang karena Undang-undang mengatur apabila menanam ganja tanpa izin dari pihak yang berwenang bisa dipidana

Ayahnya Ditahan karena Tanam Ganja untuk Obati Ibunya, Kini Remaja Ini juga Kehilangan Ibunya
TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Yuvensius Finito (15) saat ditemui di rumahnya di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kabupaten Sanggau,Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (5/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGGAU - Yuvensius Finito (15) Putra sulung dari tersangka kepemilikan 39 batang ganja, Fidelis Ari Sudarwoto, warga Jl Jendral Sudirman, Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat merindukan sosok ayahnya.

Fidelis ditahan pada Minggu 19 Februari 2017 lalu hingga sekarang.

Yuvensius Finito (15) mengatakan, bagaimana perasaan rindunya terhadap sosok ayahnya, Fidelis, Ayah yang selama ini menjadi sandaran hidupnya sekaligus menjadi guru yang selalu siap membimbingnya belajar.

“Saya rindu dengan ayah, saya pinginnya ayah cepat bebas, saya inginya ayah cepat nemanin saya dan adek saya, kan saya ni udah mau ujian nasional.

Biasanya ayah dengan mama yang dampingi saya belajar di rumah, tapi sekarang ayah ditahan, Mama meninggal, saya tidak bisa lagi belajar dengan Ayah kondisi ayah ditahan, benar-benar tidak enak kalau belajar sendirian, ” ceritanya.

Baca: Rawat Istrinya dengan Ekstrak Ganja, Ini Akhir Kisah Pilu Pasutri Usai Fidelis Ditahan BNN

Siswa kelas IX SMP Sugiyo Pranoto itu berharap agar ayahnya mendapat keringanan hukuman, karena ia merasa apa yang dilakukan ayahnya semata-mata untuk kesembuhan ibunya yang sakit.

“Harapan saya agar ayah cepat keluar, karena ayah kan tidak bersalah, ayah melakukan ini sangat terpaksa karena untuk kesembuhan ibu, ” katanya.

Diakuinya, saat ini kedua anak Fidelis tinggal bersama neneknya yang tidak jauh dari rumah Fidelis.

“Saya tinggal dengan adik dan nenek, yang jelas rumah ini sepi sejak tidak ada ayah dan mama, ” tuturnya.

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help