Pilgub Kaltim

Isran Sedih Ekonomi Kaltim Jeblok, Ia Punya Solusi Tepat Selamatkan Provinsi Ini dari Keterpurukan

Isran Noor, kandidat calon Gubernur Kaltim 2018‑2023 mengaku sedih dan prihatin melihat terpuruknya ekonomi Kaltim.

Isran Sedih Ekonomi Kaltim Jeblok, Ia Punya Solusi Tepat Selamatkan Provinsi Ini dari Keterpurukan
HO/HUMAS SETKAB KUTIM
Isran Noor 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Isran Noor, kandidat calon Gubernur Kaltim 2018‑2023 mengaku sedih dan prihatin melihat terpuruknya ekonomi Kaltim.

Dua tahun mengalami pertumbuhan minus, paling jeblok se‑Indonesia. Meski diakui ekonomi global sedang melambat, menurut dia, mestinya tidak perlu sampai separah ini.

Ini menjadi pukulan terbesar yang pernah dialami Kaltim. Bahkan, tahun 2017 ini Kaltim diprediksi masih akan terkontraksi dan negatif. Masih akan minus 0,3 persen sampai 0,1 persen.

"Ini sangat menyedihkan. Saya prihatin melihat kondisi terakhir. Bayangkan, Kaltim yang berlimpah sumberdaya alam, pertumbuhannya kini paling jeblok se‑Indonesia. Dua tahun kita minus. Mestinya tak sampai begini," kata Isran dengan mimik serius, kepada Tribun, Senin (3/4/2017).

Tanggapan itu terlontar setelah kepadanya ditanyakan apa yang melatari dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Ia menyebut sejumlah faktor.

Tapi yang paling utama, pertama, karena faktor kinerja pemerintahan provinsi dua periode terakhir (2008‑2013‑2018) yang disebutnya kurang memuaskan.

Mengutip data yang disampaikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Muhammad Nur pada pertemuan tahunan Bank Indonesia, Desember 2016 di Samarinda, pertumbuhan ekonomi Kaltim 2016 masih minus.

Bahkan paling jelek se‑Indonesia. Provinsi lainnya tumbuh positif, Kaltim malah terjun bebas.

Meski tidak sedalam 2015, tapi masih terkontraksi. Tumbuh pada kisaran minus 0,8 persen.

Menurutnya, minusnya pertumbuhan ekonomi Kaltim tidak bisa dilepaskan dari kebijakan seorang kepala daerah.

Halaman
1234
Penulis: Achmad Bintoro
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help