Pilgub Kaltim

Korporat Tambang Besar Sekelas Churchill Mining pun Dilawan

Saat itu, Churchill memasukkan gugatannya ke PTUN Samarinda atas surat pembatalan izin usaha pertambangan, yang dikeluarkan Bupati Isran Noor.

Korporat Tambang Besar Sekelas Churchill Mining pun Dilawan
TRIBUNKALTIM/ACHMAD BINTORO
Isran Noor, mantan Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam konferensi pers di rumahnya, komplek Karpotek Samarinda, Rabu (7/12/2016) terkait keputusan tribunal badan arbitrase internasional ICSID mengenai gugatan Churchill Mining Group terhadap pemerintah RI dan Pemkab Kutai Timur sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp 26 triliun. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tegas. Tidak gentar. Bahkan terhadap korporat asing raksasa sekali pun. Kesan itu yang tertangkap di media tentang Isran Noor.

Korporat tambang besar sekelas Churchill Mining Plc dari Inggris dihadapinya.

Ia tetap menolak negosiasi atau menganulir keputusannya untuk mencabut izin eksplorasi tambang batu bara.

Penolakannya membuat perusahaan tambang batu bara tersebut meradang.

Pemerintah Indonesia akhirnya digugat ke Badan Arbitrase Internasional (ICSID = International for Settlement of Investment Disputes/ICSID) senilai US$2miliar. Setara dengan sekitar Rp 26,8 triliun. Churchill mendaftarkan sengketa ini ke badan arbitrase pada 22 Mei 2012.

Kasusnya sendiri telah berproses ke ranah hukum sejak 2010. Saat itu, Churchill memasukkan gugatannya ke PTUN Samarinda atas surat pembatalan izin usaha pertambangan, yang dikeluarkan Bupati Isran Noor.

PTUN Samarinda memutuskan pembatalan izin tersebut sudah sesuai prosedur, tidak ada yang dilanggar. Begitu pula di tingkat banding hingga kasasi.

Baca: Maju di Pilgub Kaltim, Mantan Bupati Kutim Ini Mengaku Sudah Punya 5 Nama Calon Pendamping

Obyek sengketa berupa area konsesi tambang batubara seluas 35.000 ha di empat kecamatan di Kutai Timur yang sebelumnya dikuasai Grup Nusantara, yang berakhir pada 2006‑2007.

Setelah itu, lahan dikuasai PT Ridlatama yang kemudian diakuisisi Churchill.

Halaman
123
Penulis: Achmad Bintoro
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help