Pilgub Kaltim

Maju di Pilgub Kaltim, Mantan Bupati Kutim Ini Mengaku Sudah Punya 5 Nama Calon Pendamping

Ada delapan nama, dan kini mengerucut lima nama. Tapi ia tetap tidak mau membuka nama‑nama itu dengan alasan masih terlalu dini.

Maju di Pilgub Kaltim, Mantan Bupati Kutim Ini Mengaku Sudah Punya 5 Nama Calon Pendamping
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Isran Noor 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terkait calon pendampingnya, jika nanti maju sebagai calon Gubernur Kaltim, Isran Noor mengaku sudah mengantongi sejumlah nama.

Ada delapan nama, dan kini mengerucut lima nama. Tapi ia tetap tidak mau membuka nama‑nama itu dengan alasan masih terlalu dini. Tahapan pilgub saja baru dimulai Juli 2017.

"Ada (nama‑nama) deh. Yang pasti dari beragam latar. Ada yang mantan kepala daerah, ada yang masih menjabat, birokrat, politisi. Dan saya tidak terlalu mematok kriteria. Kalau dapat yang lebih pintar, malah bagus," ungkapnya.

Dari nama‑nama itu, menurutnya sudah ada yang berkomunikasi dengannya. Langsung maupun via timnya. Ada yang cukup intensif.

Menjawab pertanyaan apakah Sofyan Hasdam, termasuk yang intens berkomunikasi dengannya? Isran tidak menjawab tegas.

Baca: Tak Banyak Berkoar, Isran Noor Yakin Insya Allah Dapat Perahu

Ia hanya tersenyum. Baliho dan spanduk mantan Walikota Bontang dua periode itu belakangan gampang terlihat di berbagai titik strategis di Bontang, Kutim, dan Samarinda.

Ia juga rajin tampil dalam berbagai bedah buku maupun talkshow.

Dokter spesialis bedah saraf yang terjun menjadi politisi itu kini memimpin paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Belum lama ini ia juga dikukuhkan sebagai ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Kaltim.

Dan Hasdam telah pula mengambil formulir pendaftaran bakal cawagub di DPD I Partai Golkar Kaltim. Artinya, ia siap menjadi KT2 meskipun dalam balihonya ia nyatakan siap menjadi cagub.

Baca: Isran Sedih Ekonomi Kaltim Jeblok, Ia Punya Solusi Tepat Selamatkan Provinsi Ini dari Keterpurukan

Isran tidak menutup kemungkinan terhadap tokoh‑tokoh lain. Nama‑nama yang sudah berkembang di media menurutnya memiliki potensi yang bagus.

Seperti Hadi Mulyadi (anggota Komisi VII DPR RI), Makmur HAPK (pengurus Golkar, mantan Bupati Berau), Yusran Aspar (Bupati PPU), Rizal Effendi (Walikota Balikpapan), Syaharie Jaang (Walikota Samarinda), Farid Wadjdy (mantan Wagub Kaltim), Rusmadi (Sekprov Kaltim), dan lainnya. (*)

Penulis: Achmad Bintoro
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help