Baru Cair, Peraih Emas Angkat Berat Ini Sesalkan Potongan Bonus

Padahal Awang sempat terancam tak menerima bonus lantaran terjerat masalah doping.

Baru Cair, Peraih Emas Angkat Berat Ini Sesalkan Potongan Bonus
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Sekitar 300 orang yang tergabung dalam Forum Solidaritas Atlet, Pelatih, Manajer dan Ofisial Tim PON Kaltim 2016, beraksi mendatangi kantor DPRD Kaltim mempertanyakan janji bonus atlet PON 2016. Aksi tersebut diterima pimpinan Dewan di lantai 6 Gedung D DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (1/8/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Atlet dan Pelatih Kaltim peraih medali emas di PON 2016 lalu, akhirnya menerima bonus yang dijanjikan pemerintah.

Peraih medali emas Angkat Berat Kaltim, Awang Latief juga telah menerima bonus.

Padahal Awang sempat terancam tak menerima bonus lantaran terjerat masalah doping. Awang yang meraih emas kategori perorangan, berhak mendapat guyuran bonus Rp 200 juta.

Awang pun belum terpikirkan untuk menggunakan bonus tersebut.

"Saya sudah terima bonus. Tapi saya masih ingin menabung dulu. Belum kepikiran untuk apa. Tapi pelan-pelan mau nyicil rumah," ujar Awang ketika ditemui di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (7/4/2017) pukul 17.00 Wita.

Baca: Akhirnya. . . Atlet dan Pelatih Kaltim Peraih Medali di PON 2016 Terima Bonus

Namun Awang sedikit menyesalkan nilai bonus yang diterimanya. Ia mengaku menerima Rp 189.500.000 dari total Rp 200 juta yang dijanjikan.

Menurutnya potongan yang dikenakan terlalu besar dan tidak sesuai komitmen awal.

"Bonus itu Rp 200 juta dan dipotong pajak. Kalau itu anjuran dai pemerintah ya saya tetap terima. Tapi menurut saya kesepakatan itu kan gak masuk. Janjinya kan 5 persen saja potongan itu.  Kalau 5 persen ya dipotong 10 juta aja. Ini saya dipotong 11,5 juta," ungkapnya. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help