TribunKaltim/

Banjir

Hilang Terseret Banjir, Warga Malaysia Dicari Sampai Indonesia

Ketua Dewan Adat Dayak Agabag, Lumbis mengatakan, kabar tenggelamnya Ansalat begitu cepat menyebar hingga di Kecamatan Lumbis Ogong.

Hilang Terseret Banjir, Warga Malaysia Dicari Sampai Indonesia
TRIBUNKALTIM.CO/NIKO RURU
Ilustrasi - Seorang warga sedang membersihkan selokan yang tersumbat di RT 08, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan Kamis (3/9/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Warga di pedalaman Kabupaten Nunukan ikut melakukan pencarian terhadap Ansalat bin Ansangor (72).

Warga Kampung Simohong Mukim, Pensiangan, Negara Bagian Sabah, Malaysia itu dilaporkan terseret arus Sungai Pensiangan yang hilirnya berada di Sungai Sembakung, wilayah Kabupaten Nunukan.

Pada Sabtu (1/4/2017) lalu sungai tersebut menyebabkan banjir yang merendam wilayah Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Sembakung dan Kecamatan Sembakung Atuilai di wilayah Kabupaten Nunukan.

Ketua Dewan Adat Dayak Agabag, Lumbis mengatakan, kabar tenggelamnya Ansalat begitu cepat menyebar hingga di Kecamatan Lumbis Ogong.

“Karena kami masih memiliki kekerabatan kuat dari sisi silsilah dan kekeluargaan. Korban merupakan Rumpun Suku Murut atau biasa dikenal di Indonesia dengan Dayak Agabag,” ujar inisiator pembentukan Persatuan Pemikir Rumpun Murut Borneo ini, Jumat (7/4/2017).

Dia mengatakan tenggelamnya Ansalat menimbulkan keprihatinan.

“Berdasar silsilah, akhirnya Rumpun Murut Malaysia dan Dayak Kalimantan Utara mencoba mencarinya selama 4 hari terakhir. Seluruh Rumpun Dayak Agabag, Rumpun Murut Indonesia dari Kecamatan Lumbis Ogong hingga Kecamatan Sembakung Atulai bahu membahu mencari korban,’’ ujarnya.

Ansalat dikabarkan terseret arus Sungai Nalosod di Pensiangan Sabah.

Dia diperkirakan hanyut hingga ke Indonesia. Selama empat hari dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan.

‘’Dia mengapung di wilayah yang masih Perairan Malaysia dan langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Pensiangan Sabah,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help