Pilgub Kaltim

Melamar ke Parpol Ini, Cagub Diwajibkan Paparkan Gagasan Pembangunan ke Publik

Sementara, Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Yaqub mengatakan, dialog publik merupakan bentuk tanggung jawab PPP.

Melamar ke Parpol Ini, Cagub Diwajibkan Paparkan Gagasan Pembangunan ke Publik
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Ketua DPW PPP Kaltim (tengah) Rusman Yaqub bersama Ketua Tim Penjaringan, Gamalis (baju putih), menjelaskan mekanisme pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wagub di PPP. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim membuka penjaringan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, 2018 mendatang.

Para kandidat yang mendaftar di partai berlambang Ka'bah ini akan diwajibkan menyampaikan gagasannya dalam membangun Kaltim, di dialog publik yang akan digelar PPP, awal Mei mendatang.

"Kita akan buka pendaftaran 13 April ini. Ada sekitar 10 tahapan sampai calon kandidat mendapatkan SK (Surat Keputusan) dari DPP PPP. Salah satu tahapan yang wajib diikuti adalah dialog publik," kata Ketua Tim Penjaringan DPW PPP Kaltim, Gamalis, Senin (10/4/2017), sore.

Sementara, Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Yaqub mengatakan, dialog publik merupakan bentuk tanggung jawab PPP, untuk memerkenalkan calon kandidat yang akan diusung, kepada publik.

"Ini bukan debat. Tapi, masing-masing calon yang mendaftar di PPP harus memaparkan ide dan gagasannya untuk membangun Kaltim ke depan," kata Rusman.

Dialog publik, menurut Rusman, menjadi bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab dan transparansi parpol terhadap kandidat yang diusung.

"Supaya ada edukasi politik ke publik. Jadi masyarakat paham proses memilih pemimpin sejak awal," tegasnya.

Calon pemimpin, menurut Rusman, harus berani menyampaikan ide dan gagasan di hadapan publik. 

PPP, lanjut Rusman, ingin melibatkan rakyat dalam proses mencari pemimpin untuk Kaltim ini. "Makanya, tema besarnya, bersama rakyat mencari pemimpin Kaltim," katanya lagi.

Sejauh ini, PPP, diakui Rusman sudah menjalin komunikasi dengan beberapa parpol. Diantaranya dengan NasDem, PKB, Demokrat, PKS dan Gerindra.

"Kita sudah bertemu dengan rekan PKS. Juga pernah bertemu dengan Ketua Gerindra Kaltim," ungkap Rusman.

Sejak awal, PPP juga sudah membangun komunikasi dengan NasDem, Demokrat dan PKB.

"Tapi itu semua baru awal. Belum ke arah kristalisasi konsensus siapa yang akan diusung," kata Anggota DPRD Kaltim ini.

Sekadar informasi, PPP memiliki empat kursi di DPRD Kaltim. Sementara, untuk mengusung calon di Pilgub diperlukan minimal 11 kursi di DPRD Kaltim.

"Tentu kita harus berkoalisi," tutur Rusman.  (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help