TribunKaltim/

Dugaan Pungli TPK Palaran

Polisi Bersenjata Lengkap Geledah Rumah Ketua Komura, Warga Kira Ada Teroris

Tim Saber Pungli Mabes Polri mendatangi rumah Ketua Komura, Jafar Abdul Gaffar, di jalan Tj Aru, RT 22, Nomor 40, Perum Komura, Samarinda Seberang.

Polisi Bersenjata Lengkap Geledah Rumah Ketua Komura, Warga Kira Ada Teroris
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Rumah Ketua Komura, Jafar Abdul Gaffar diperiksa tim Saber Pungli Mabes Pungli, Selasa (11/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Saber Pungli Mabes Polri mendatangi rumah Ketua Komura, Jafar Abdul Gaffar, di jalan Tj Aru, RT 22, Nomor 40, Perum Komura, Samarinda Seberang, sekitar pukul 10.00 Wita tadi, Selasa (11/4/2017).

Selain itu, personel Brimob Polda Kaltim, dengan persenjataan lengkap juga turut dalam siaga di sekitar kediaman anggota DPRD Samarinda itu, termasuk jajaran Polsekta Samarinda Seberang.

Dari informasi yang ada, kedatangan aparat ke rumah Jafar, bukan untuk melakukan penyitaan aset maupun mengumpulkan barang bukti, namun untuk mencari keberadaan tersangka megapungli itu.

Pasalnya, sejak ditetapkan sebagai tersangka, hingga saat ini politisi dari Partai Golkar itu, belum juga memenuhi panggilan Mabes Polri.

Baca: Rumah Ketua Komura Kini Sepi Setelah Jafar Ditetapkan Sebagai Tersangka Pungli

Baca: BREAKING NEWS - Soal Penetapan Sebagai Tersangka, Ini Kata Ketua Komura Jafar Abdul Gaffar

Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO, petugas tidak mendapati adanya Jafar di rumahnya tersebut. Selain itu, petugas juga meminta anak Jafar dan kuasa hukum Komura untuk datang ke Mako Brimob.

Bahkan, dikabarkan tim Saber Pungli kembali melakukan pemeriksaan terhadap buruh Komura dan sejumlah pihak di Mako Brimob.

Untuk diketahui, sejak ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 4 April silam, Jafar belum juga memenuhi panggilan kepolisian, diduga belum dipenuhinya panggilan kepolisian, dikarenakan Jafar sedang sakit.

Kehadiran kepolisian dengan persenjataan lengkap itu, membuat warga sekitar tampak memenuhi sekitar kediaman Jafar, bahkan tak sedikit warga yang mengira ada penangkapan pelaku terorisme.

"Ada teroris, polisi banyak pakai senjata," ucap salah satu warga, Selasa (11/4/2017). (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help