TribunKaltim/

Berita Video

VIDEO – Wisata Menyusuri Sungai Mahakam Dengan Kapal J Pesut Kita

125 orang wisatawan ini menyusuri Sungai Mahakam dari Dermaga epan Kantor Gubernur, kawasan Tepian Sungai Mahakam Jalan Gajah Mada pukul 16.30 WITA,

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Salah satu upaya mengali potensi wisata di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yakni dengan memanfaatkan potensi Sungai Mahakam.

Rekreasi wisata air Ini baru di kembangkan pada awal tahun 2017.

Wisata menyusuri Sungai Mahakam ini dilakukan dengan menggunakan kapal yang mempu memuat ratusan orang.

Seperti yang dilakukan oleh sekitar 125 orang wisatawan, yang menumpang kapal wisata air J Pesut Kita,  menikmati keindahan Sungai Mahakam.

125 orang wisatawan ini menyusuri Sungai Mahakam dari Dermaga epan Kantor Gubernur, kawasan Tepian Sungai Mahakam Jalan Gajah Mada pukul 16.30 WITA,Minggu(9/4/2017).

Para penumpang kapal wisata air J Pesut Kita dengan rute Jelajah Sungai mahakam menuju Jembatan mahkota II hingga Jembatan Mahulu.

Wisatawan menyaksikan pemandangan sungai, pelabuhan Kota Samarinda, Kawasan kota Samarinda, Masjid Raya Daarussalam, kawasan industri Kapal, kawasan perkampungan pabrik tahu, lalu lalang kapal di perairan Sungai Mahakam.

Bukan hanya itu Pemandangan Jembatan Mahkota II, Sunset Sungai Mahakam, Jembatan Mahakam, kawasan Big Mall, kawasan pabrik kayu Samarinda Seberang hingga Jembatan Mahulu dari sisi Sungai Mahakam, menjadi tawaran tersendiri bagi wisatawan.

Baca: VIDEO - Masuk Ruangan Ujian UNBK Bupati Kukar Menyempatkan Bertanya Pada Siswa Ujian

Tarif menaiki kapal wisata ini dari Rp  25.000 - Rp 115.000. Untuk anak anak balita tidak dikenakan biaya dan untu kanak sekolah dasar Rp 10.000 Jika anak anak ikut rute trip  ke Pulau Kumala Rp  60.000 .

Untuk penumpang yang ingin ke ke Tenggarong, perorang dikenai biaya Rp 115.000 termasuk  ada snack minuman teh , kopi, pisang rebus, kue, kacang rebus termasuk tiket pulau kukala 7000 dan asuransinya Rp 800 perorang

Penulis: Nevrianto
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help