Pembunuhan Sadis

Andi Lala, Otak Pembunuhan Sekeluarga Ternyata Seorang Mafia

Tidak hanya itu, beredar informasi usai keluar dari penjara, Andi Lala tidak lagi pegang langsung bisnis gadai sepeda motor dan mobil.

Andi Lala, Otak Pembunuhan Sekeluarga Ternyata Seorang Mafia
Tribun Medan/Array A Argus
Sejumlah warga kembali mendatangi rumah korban pembunuhan di Jl Kayu Putih, Gang Banteng, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Warga penasaran setelah mendapat kabar pelaku sudah tertangkap, Selasa (11/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, MEDAN - J Tamba, warga Lubukpakam, menceritakan Andi Lala pernah masuk penjara terkait kasus penadah sepeda motor dan mobil.

Andi Lala dikenal luas sebagai mafia mobil dan sepeda motor di kawasan Deliserdang, Sumatera Utara.

"Bro, Andi Lala ini memang mafia, sudah dikenal luas sebagai agen gadai mobil dan sepeda motor. Hampir semua kolektor leasing kenal Andi Lala," ujarnya kepada Tribun-Medan.com, Rabu (12/4/2017).

Sebagai agen gadai sepeda motor dan mobil terbesar di Deliserdang, Andi Lala banyak dibeking  aparat penegak hukum.

Tidak hanya itu, beredar informasi usai keluar dari penjara, Andi Lala tidak lagi pegang langsung bisnis gadai sepeda motor dan mobil.

Baca: Sangat Tenang, Tersangka Andi Lala Ternyata Sempat Melayat ke Rumah Duka Keluarga yang Dibantainya

Andi Lala memberikan kepercayaan kepada anak buahnya.

"Tapi kalau informasi terkini, Andi Lala juga pemain narkoba. Ia dikenal juga sebagai pengedar sabu-sabu. Kalau bro tanya di dekat rumahnya pasti yang baik-baik diceritakan karena di sana keluarga semua. Tapi coba agak jauh sedikit," katanya.

Personel Jatanras Polda Sumut yang menolak identitasnya dipublikasi menyampaikan tidak menduga kembali ditugaskan menuju rumah Andi Lala di Jalan Pembangunan II, Sekip, Lubukpakam, Deliserdang.

"Dua bulan lalu saya ditugaskan ke sana. Mereka memang pemain gadai sepeda motor dan mobil. Penadah mereka, jaringannya luas," ujarnya. (Tribun Medan/ Jefri Susetio)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help