Inilah Salah Satu Komunitas Korea di Balikpapan, Bisa Gabung dan Banyak Lho Kegiatannya

Kegiatan sing cover di UKLI tidak hanya cover lagu dari boyband atau girlband saja. Biasanya mereka juga menyiapkan lagu-lagu dari drama Korea.

Inilah Salah Satu Komunitas Korea di Balikpapan, Bisa Gabung dan Banyak Lho Kegiatannya
TRIBUNKALTIM.CO/ARIDJAWANA
United Kpop Lovers Indonesia (UKLI) Balikpapan berpose di depan Tugu Adipura, Selasa (11/4/2017) 

TRIBUNKALTIM.CO - BALIKPAPAN, - Demam Korea masih menjadi fenomena hingga saat ini. Komunitas-komunitas berbau Korea pun masih terus bermunculan dengan konsep yang berbeda-beda.

Salah satu komunitas Korea di Balikpapan adalah United Kpop Lovers Indonesia (UKLI). Mengusung konsep cover dance, komunitas ini sempat vakum setelah dibentuk tahun 2010.

Alstonia, salah seorang pentolan grup ini menuturkan vakumnya UKLI disebabkan kesibukan masing-masing anggota sebelumnya. Kemudian mulai dibangun kembali tahun 2012.

"Saya dengan teman-teman lain membentuk tahun 2010. Setelah itu agak terlupakan, karena kesibukan. Akhirnya ada lagi yang memunculkan UKLI tahun 2012," jelasnya.

Saat ini UKLI memiliki anggota lebih dari 40 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

"Ada lebih 40-an orang anggota UKLI. Cewek cowok sama, kira-kira 20-an orang. Tapi, beda- beda grup. Kalau grup dance cewek ada Wonder Bits dan UBFriend. Kalau yang cowok, ada dynamic boyz dan U Got Us," jelas gadis yang akrab disapa Nia ini.

Kegiatan UKLI yang dilakukan setiap hari Minggu di Gedung TNI Angkatan Laut, Gunung Pasir, tidak hanya untuk cover dance Kpop, tetapi sharing apapun tentang Korea.

"Setiap hari Minggu ngumpul wajib di Gedung TNI Angkatan Laut jam 10 sampai jam 3 sore. Ketika ngumpul, kita nggak cuma ngover dance, tapi juga sharing tentang Korea. Entah Kpop ataupun dramanya," katanya.

Komunitas ini tidak hanya melakukan kegiatan dance cover, tetapi juga sing cover. Pencetusnya adalah Ayu yang sudah dua tahun bergabung di komunitas ini.

Gadis berjilbab ini berniat bergabung di UKLI, tetapi tidak untuk menari, melainkan menyanyi.

Halaman
12
Penulis: Alfiah Noor Ramadhany
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help