Pilgub Kaltim

Rita Resmi Kembalikan Formulir Cagub ke PKB Kaltim

Ia mengatakan, saat kandidat Cagub Kaltim, sudah menyiapkan‎ visi misi yang akan disampaikan nanti dalam tahapan di PKB Kaltim.

Rita Resmi Kembalikan Formulir Cagub ke PKB Kaltim
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
RIta Widyasari, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim menyerahkan formulir pendaftaran Calon Gubernur Kaltim periode 2018-2023, ke PKB Kaltim. Ia didampingi Sekretaris Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir dan Wakil Bidang Organisasi, Sarkowi V Zahry, di ‎Sekretariat DPW PKB Kaltim, Jalan Juanda, Samarinda, Rabu (12/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kandidat bakal calon gubernur Kaltim 2018-2023, Rita Widyasari resmi menyerahkan formulir pendaftaran di sekretariat DPW PKB Kaltim.

Ketua DPD Partai Golkar Kaltim tersebut mengenakan kemeja putih, dipadu celana dan jilbab warna hitam. Ia didampingi Sekretaris Abdul Kadir, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sarkowi V Zahry dan puluhan pendukungnya.

Sebelum menyerahkan berkas pendaftaran, Rita didapuk menyampaikan sambutan.

Ia mengatakan, mengajak PKB Kaltim membangun Kaltim. Apalagi saat ini Provinsi Kaltim yang bergantung dengan dana bagi hasil dari sumber daya alam, bisa segera memulihkan keuangan daerah.

Baca: Rita Widyasari Ambil Formulir Cagub di Rumah PAN Kaltim

"Saya ingin mengajak PKB berkoalisi untuk bersama membangun Kalimantan Timur. Saya juga mengajak partai-partai lain. Karena kelak, kalau saya jadi gubernur, maka otomatis sebagai pembina ‎partai," kata Rita sebelum menyerahkan formulir pendaftaran ke Ketua PKB Kaltim, disaksikan kedua pengurus partai di sekretariat DPW PKB Kaltim, Jalan Juanda, Samarinda, Rabu (12/4/2017).

Ia mengatakan, saat kandidat Cagub Kaltim, sudah menyiapkan‎ visi misi yang akan disampaikan nanti dalam tahapan di PKB Kaltim.

Ia menjelaskan visi misi sebagai kandidat Cagub Kaltim antara lain, memperbaiki Kaltim dari sebelumnya. Misalnya, jika Kaltim selama ini masih menggantungkan dengan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas, maka sudah saatnya menyiapkan program energi terbaharukan.

"Sekarang kondisi keuangan Kaltim sedang menurun. Karena bergantung dangan pendapatan DBH/sumber daya alam. Maka harus segera mencari sumber-sumber ‎energi terbaharukan," ucapnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help