TribunKaltim/

Berita Eksklusif

Kapal Wisata Berawal dari Ide Masyarakat

Pengelola sedang merumuskan trip wisata ke Kutai Lama, hingga ke Mahakam Ulu, untuk bisa melihat Pesut, mamalia andalan Sungai Mahakam.

Kapal Wisata Berawal dari Ide Masyarakat
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Sejumlah penumpang menaiki kapal wisata di Dermaga Dishub Samarinda, Jalan Gajah Mada. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebagai kapal wisata, Kapal Pesut Kita dan Pesut Mahakam masih memerlukan banyak pembenahan.

Hal ini diakui Aris, pengelola dua kapal wisata tersebut.

"Kita akui memang masih banyak kekurangan. Dilihat dari konsep kami sendiri, kapal ini masih 50 persen. Karena untuk di Kaltim, kami yang pertama memulai. Jadi, kami belum banyak punya rujukan," ungkapnya.

Masukan dari berbagai pihak menurut Aris sangat diperlukan untuk penyempurnaan kapal wisata ini.

"Kami sangat terbuka dengan masukan. Apapun nanti bentuk final dari kapal ini, semuanya merupakan ide warga Samarinda," tutur Aris.

Baca: Ayo Naik Kapal Wisata Susuri Indahnya Sungai Mahakam

Untuk Kapal Pesut Kita, menurut Aris bisa menampung sekitar 100 penumpang.

Sementara, untuk Pesut Mahakam hanya bisa menampung 60 orang.

"Kenyamanan dan keselamatan jadi pertimbangan utama," ungkapnya.

Sejatinya, pengelola ingin ada atraksi wisata tambahan di atas kapal. Contohnya tari maupun kesenian lokal daerah.

"Hanya memang seniman lokal inikan langka. Kalau pun ada, belum sesuai dengan bujet kami yang murah meriah," katanya.

Selain itu, menurut Aris, banyak spot wisata yang sejatinya pantas dikunjungi, namun belum bisa dilakukan, lantaran fasilitas dermaga yang masih minim.

"Kita inginnya yang mau wisata belanja bisa turun di Bigmall, yang mau wisata religi bisa turun di Islamic. Ada juga spot goa di Loa Kulu. Tapi semuanya perlu dermaga," katanya lagi.

Untuk jangka panjang, pengelola, lanjut Aris, sedang merumuskan trip wisata ke Kutai Lama, hingga ke Mahakam Ulu, untuk bisa melihat Pesut, mamalia andalan Sungai Mahakam.

"Kita lagi susun formulanya, bagaimana wisatawan bisa melihat pesut secara murah dan aman," ujar Aris. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help