TribunKaltim/

Dugaan Pungli TPK Palaran

Bareskrim Polri Amankan Dokumen dari Rumah Ketua Komura

Penyitaan aset tak bergerak milik Dwi H merupakan pengembangan hasil penyidikan yang dilakukan tim Mabes Polri.

Bareskrim Polri Amankan Dokumen dari Rumah Ketua Komura
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Rumah mewah yang terdapat di Jalan Harun Nafsi, milik sekretaris Komura, Dwi Hariwinarno, yang merupakan salah satu tersangka kasus pungli jasa bongkar muat di Terminal Peti Kemas Palaran, disita tim Bareskrim Mabes Polri, Kamis (13/4/2017). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Christoper Desmawangga dan Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Bareskrim Mabes Polri, sekitar pukul 14.00 Wita, Kamis (13/4/2017) melanjutkan penyitaan terhadap rumah mewah milik Sekretaris Komura Dwi Hariwinarno, salah satu tersangka dugaan pungli jasa bongkar muat Terminal Peti Kemas Palaran, Jalan Harun Nafsi, Samarinda.

Penyitaan aset tak bergerak milik Dwi H merupakan pengembangan hasil penyidikan yang dilakukan tim Mabes Polri.

Pantauan Tribun, terlihat sejumlah personel Bareskrim Mabes Polri dibantu personel Brimob Polda Kaltim memasang spanduk bertuliskan "Disita" di pagar dan menempelkan stiker tulisan sama di pintu depan rumah.

Proses pemasangan spanduk penyitaan perhatian warga dan pengguna jalan. Mereka berkerumun dan berhenti di jalanan sekadar ingin melihat proses penyitaan. Akibatnya lalu lintas menjadi macet.

Baca: Selain Tiga Rumah, Lahan Milik Sekretaris Komura Juga Disita

Tidak hanya melakukan penyitaan aset rumah milik Sekretaris Komura di Jalan Harun Nafsi. Tim Bareskrim Mabes Polri juga membagi tim untuk melakukan penyitaan terhadap lahan di Km 5, jalan poros Samarinda-Balikpapan, serta dua unit rumah lainnya, di Jalan Mas Penghulu dan Perumahan Komura.

"Tim Bareskrim Mabes Polri bersama jajaran Polda Kaltim kembali melanjutkan pengusutan kasus pungli. Sesuai hasil penyidikan para tersangka, kita lakukan penyitaan terhadap aset-aset tidak bergerak milik tersangka," ungkap Kasubdit I Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Hengki Haryadi, Kamis (13/4/2017).

Sedangkan beberapa ruko milik Dwi Hariwinarno belum dilakukan penyitaan karena ketetapan dari Pengadilan Negeri belum keluar. Direncanakan, ruko milik Sekretaris Komura yang terdapat di Jl Patimura, Samarinda juga akan disita.

"Selain sita beberapa rumah miliki Dwi Hariwinarno, juga dilakukan penyitaan terhadap lahan," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help