TribunKaltim/

Dua Motor Saling Kebut, Senggol Spion Mobil, Pengendara pun Tabrak Median Jalan

Bahkan diketahui keduanya telah memacu kendaraan sejak berada di simpang empat Mal Lembuswana.

Dua Motor Saling Kebut, Senggol Spion Mobil, Pengendara pun Tabrak Median Jalan
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Dua korban lakalantas diangkut truk yang melintas di lokasi kejadian, untuk selanjutnya di bawa ke RSUD AW Syahranie, Sabtu (15/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan protokol kota tepian Samarinda.

Kali ini terjadi di Jalan S Parman, pada Jumat (14/4/2017) kemarin, sekitar pukul 22.30 Wita.

Saat itu, dua orang pengendara kendaraan roda dua bernomor polisi KT 6744 CI, tak sadarkan diri setelah membentur median pembatas jalan, dan pohon yang terdapat di median pembatas jalan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, terjadi aksi saling kebut, antara motor korban dengan motor lainnya.

Bahkan diketahui keduanya telah memacu kendaraan sejak berada di simpang empat Mal Lembuswana.

Lalu saat hendak mendahului pengendara lainnya, korban menyalip kendaraan roda empat dari sisi kanan mobil.

Namun, saat sudah berada di samping kanan mobil, motor korban tersenggol spion mobil, dan kehilangan kendali, lantas menabrak median jalan dan pohon.

Bahkan, seorang di motor tersebut, sempat terlempar ke sisi jalan yang lain.

"Jadi ada dua motor, mereka ini terlihat saling kejar dari arah simpangan. Lalu, korban ini hendak nyalip mobil dari kanan mobil tapi tersenggol dan nabrak pembatas jalan itu, kalau motor satunya kabur tidak kembali," ungkap saksi kejadian, sekaligus penjaga keamanan di Mal Lembuswana, Suwandi (22), Sabtu (15/4/2017).

"Saat itu saya lihat, mobil yang mau disalip sama korban ini, mobil plat merah. Sempat berhenti mobilnya, bahkan pengendaranya sempat datangi korban," tambahnya.

Kedua korban tersebut yang diketahui bernama, Wahyu Kelana Putra (22) dan Hariono (20), sempat berada sekitar 1 jam di jalanan, hingga akhirnya pengguna kendaraan yang membawa truk, membawa keduanya ke RSUD AW Syahranie, untuk mendapatkan perawatan.

"Saya tadi lihat keduanya sudah mengeluarkan darah dari mulut, sama bagian kepalanya keluar darah juga, dan setelah kejadian itu, keduanya tidak lagi bergerak," ungkapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help